PEMILU 2014 : Laporan Dana Kampanye Banyak Salah

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Sabtu, 28 Desember 2013 05:12 WIB
PEMILU 2014 : Laporan Dana Kampanye Banyak Salah

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menemukan banyak kesalahan dalam laporan dana kampanye dari peserta pemilu 2014 mendatang.

Kesalahan didominasi dari rekap dana kampanye calon legislator (caleg) yang seharusnya disendirikan malah digabungkan dengan dana partai.

Anggota KPU Gunungkidul Bidang Hukum Is Sumarsono mengungkapkan, dana sumbangan dari perseorangan maupun dari lembaga untuk partai politik dan untuk caleg dalam aturan harus dibedakan.

“Hampir semua melakukan kesalahan rekap. Dana caleg dimasukkan dalam laporan dana partai seharusnya dibedakan,” kata Is Sumarsono, disela-sela menerima laporan dana kampanye peserta pemilu, Jumat (27/12/2013).

Is menjelaskan, banyak caleg yang menyerahkan dana awal kampanye ke partai, padahal tidak menutup kemungkinan caleg juga melakukan sosialisasi kepada warga secara berkala menggunakan dananya.

Meski demikian, KPU tidak bisa berbuat banyak karena batas akhir pelaporan dana kampanye tahap pertama berakhir hari ini [kemarin]. KPU akan menggandeng Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk menentukan kebenaran materil laporan dana awal kampanye tersebut.

“Setelah ada landasan kesalahannya nanti kita akan menyampaikan kepada peserta pemilu untuk diperbaiki kembali pada tahap kedua,” papar Is. Laporan dana kampanye tahap kedua masih ada waktu hingga 2 Maret mendatang. Sementara tahap ketiga maksimal 14 hari setelah pemilu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online