Pengoperasian Pesawat Grob Masih Tunggu Instruktur

Sunartono
Sunartono Senin, 30 Desember 2013 12:54 WIB
Pengoperasian Pesawat Grob Masih Tunggu Instruktur

BISNIS/YAYUS YUSWOPRIHANTO Pesawat Pilatus PC-9/A milik Royal Australian Air force Roulettes melakukan akrobatik udara dengan formasi terbang 6 pada Singapore Airshow 2012 di Changi Exhibition Center Singapura, Selasa (14/02). Pada hari pertama pameran dirgantara tersebut dimeriahkan oleh 6 akrobatik udara pesawat tempur dari beberapa negara peserta.

Harianjogja.com, SLEMAN—Hingga akhir 2013, siswa Sekolah Penerbangan Pangkalan TNI AU Adisutjipto Jogja belum menggunakan pesawat latih jenis Grob G120TP-A.

Pasalnya TNI AU masih menggenjot para instruktur agar mahir mengoperasi pesawat baru tersebut.

TNI Angkatan Udara melengkapi alutsistanya dengan 18 unit pesawat latih jenis Grob G120TP-A buatan Jerman yang pengadaannya menelan dana US$72 juta atau sekitar Rp813 miliar. Seluruh pesawat anyar itu diperuntukkan bagi skuadron pendidikan Lanud Adisutjipto Jogja.

Danlanud Adisutjipto Jogja Marsma Agus Munandar menjelaskan, penggunaan pesawat latih baru jenis Grob masih dalam proses, baik dari kesiapan instruktur maupun pesawatnya. Hingga akhir tahun ini, baru delapan unit pesawat yang tiba di Adisutjipto, sedangkan sisanya tiba pada 2014.

"Yang ada sekarang delapan unit. Setelah itu akan digunakan Sekbang [sekolah penerbangan], total 18 unit," terangnya, akhir pekan lalu.

Selain kesiapan pesawat, lanjut dia, pihaknya juga tengah mempersiapkan para instruktur. Jika instruktur dan pesawat sudah benar-benar siap, baru akan dipergunakan untuk latihan siswa Sekbang yang ditarget pada April 2014 mendatang.

"April 2014 kami targetkan menggunakan pesawat Grob. Untuk [pesawat latih] Bravo Januari masih digunakan," katanya.

Ia menambahkan Skuadron Pendidikan Lanud Adisutjipto memiliki 60 personel instruktur Sekbang. Sebanyak 12 personel diantara sedang dalam proses berlatih khusus pesawat Grob di Jerman.

Selanjutnya 12 personel itu akan bertugas melatih seluruh instruktur lain dalam mengoperasikan pesawat latih jenis Grob. Sehingga ia mentarget sebelum bulan April 2014, semua instruktur harus mampu menerbangkan Grob atau sudah punya rating Grob.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online