Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Harian Jogja/Jumali Warga mendatangi pusat pelayanan pembuatan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di RS Jogja, Kamis (2/1).
Harianjogja.com, JOGJA – Kepala Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Utama Jogja, Ratih Subekti tidak menampik jika pelayanan yang diberikan belum bisa maksimal. Apalagi antusias masyarakaat untuk mendaftar program ini begitu tinggi sehingga pihaknya kewalahan untuk memberikan pelayanan.
“Kami konsisten untuk memberikan pelayanan, tapi masyarakat juga harus mengerti dan menyadarinya, karena ini baru masa transisi sehingga butuh waktu untuk memberikan pelayanan yang maksimal,” ungkapnya, Rabu (15/1/2014).
Menanggapi kurangnya sosialisasi, dia menampiknya karena BPJS terus melakukan sosialisasi. Hanya, menurutnya belum bisa menjangkau masyarakat secara luas. “Kami tidak melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu, tapi kami melakukan penyuluhan ke tokoh-tokoh masyarakat, puskesmas dan lainnya, dengan tujuan mereka menyampaikan program ini,” papar dia.
Dia menambahkan sosialisasi program ini, bukan semata tugas dari BPJS, melainkan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan program ini juga harus ikut berperan. Karena, lanjut dia, kesuksesan program ini bisa berhasil jika semua saling bekerja sama dan bahu membahu menyukseskan program ini.
“Tidak bisa sepotong-sepotong tapi harus saling berkaitan. Tapi saya berjanji akan terus melakukan proses perbaikan, terutama dalam hal pelayanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"