Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari kekurangan sejumlah dokter dan perawat. Rumah sakit yang akan menuju tipe B tahun ini baru memiliki tenaga dokter 25 dan perawat 165 orang.
Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Wonosari Triyani Heny Astuti mengatakan kekurangan doketer dan perawat sudah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Gunungkidul setiap tahun namun belum ada tindak lanjut.
Untuk menjadi rumah sakit tipe B dibutuhkan minimal ada tiga dokter dari masing-masing spesialis besar seperti pelayanan poli anak, poli bedah dan poli patalogi anatomi.
“Baru poli anak yang punya dua dokter,” paparnya, Selasa (21/1/2014).
Dokter spesialis kurang berminat di Gunungkidul dikarenakan rumah sakit besar di kabupaten paling timur di DIY ini jumlahnya terbatas. “Dokter spesialis itu kan bisa menyambi sampai beberapa rumah sakit,” ucap Heny.
Untuk fasilitas tempat tidur, dia memastikan tahun ini sudah bisa memenuhi persyaratan karena bangunan baru sudah selesai dibangun. Bangunan baru untuk memenuhi ketersediaan ruang rawat inap yang masih kurang 31 tempat tidur lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dindikpora Yogyakarta menerapkan SPMB SMP 2026 berbasis RTO dengan fitur ubah pilihan sekolah secara real time.
Pemasangan girder Tol Jogja–Solo di Simpang Kronggahan memicu pengalihan arus lalu lintas dan skema U-turn sementara.
BNPB melaporkan kekeringan di Banyumas dan Purbalingga. BPBD menyalurkan air bersih untuk ratusan keluarga terdampak.
Seorang nelayan Morotai tewas tersambar petir saat pulang melaut. BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem di pesisir.
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.