Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari kekurangan sejumlah dokter dan perawat. Rumah sakit yang akan menuju tipe B tahun ini baru memiliki tenaga dokter 25 dan perawat 165 orang.
Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Wonosari Triyani Heny Astuti mengatakan kekurangan doketer dan perawat sudah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Gunungkidul setiap tahun namun belum ada tindak lanjut.
Untuk menjadi rumah sakit tipe B dibutuhkan minimal ada tiga dokter dari masing-masing spesialis besar seperti pelayanan poli anak, poli bedah dan poli patalogi anatomi.
“Baru poli anak yang punya dua dokter,” paparnya, Selasa (21/1/2014).
Dokter spesialis kurang berminat di Gunungkidul dikarenakan rumah sakit besar di kabupaten paling timur di DIY ini jumlahnya terbatas. “Dokter spesialis itu kan bisa menyambi sampai beberapa rumah sakit,” ucap Heny.
Untuk fasilitas tempat tidur, dia memastikan tahun ini sudah bisa memenuhi persyaratan karena bangunan baru sudah selesai dibangun. Bangunan baru untuk memenuhi ketersediaan ruang rawat inap yang masih kurang 31 tempat tidur lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Apindo dan buruh menyebut sebagian besar substansi RUU Ketenagakerjaan telah selaras dan mendorong aturan yang menciptakan lapangan kerja.
KPK memanggil tujuh saksi kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa Pemkab Muara Enim untuk diperiksa di Polres Ngawi.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyerahkan SK kenaikan pangkat golongan IV kepada 45 ASN pada 24 Agustus 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp1,2 triliun untuk cadangan pangan bencana 2026, termasuk bantuan beras 6.800 ton untuk lima kabupaten di NTT.
Polda Lampung menyelidiki titik awal dan penyebab karhutla di Taman Nasional Way Kambas setelah proses pemadaman selesai.