Kapanewon di Gunungkidul Siapkan Dana Droping Air Hadapi Kemarau
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
.
Harianjogja.com, JOGJA-Tak hanya terus disibukkan dengan urusan politik, sejumlah calon legislator (caleg) juga banyak mengunjungi makam keramat. Tujuannya, agar dipermudah jalannya untuk bisa keluar sebagai pemenang dalam Pemilu 2014.
Salah satu tempat yang disering dikunjungi peziarah adalah makam raja-raja Mataram di Imogiri, Kotagede. Hampir tiap malam Selasa Kliwon, Jumat Kliwon dan Jumat Pon, banyak peziarah yang berkunjung ke area tersebut. Tak jarang pula, beberapa orang di antaranya merupakan caleg yang akan bertarung dalam Pemilu 2014.
"Malam-malam itu area makam banyak dikunjungi peziarah. Kalau orang Jawa dikenal dengan istilah nepi. Dengan harapan mendapatkan berkah dari ritual itu," ungkap salah seorang juru kunci makam, Hadi Sukarto, Rabu (19/2/2014).
Menurut pengakuannya, selain dikunjungi warga biasa, banyak caleg datang ke area makam untuk melakukan ritual nepi. Malahan, belum lama ini dia mengantarkan salah seorang caleg yang berasal dari daerah di Jalan Magelang, Jogja.
Tujuan ritual itu agar keinginannya menjadi anggota dewan bisa tercapai. Untuk itu, mereka berharap agar Tuhan Yang Maha Kuasa dan Panembahan Senopati memberi berkah.
"Kan kalau orang datang ke sini saya bertanya tujuannya apa, dan dari sekian yang datang ada beberapa yang mengaku ingin mencalonkan jadi anggota dewan," paparnya.
Malahan, dia juga sempat bertanya kepada caleg bersangkutan, apakah keinginan menjadi caleg itu didasari karena gaji yang besar. Namun, oleh yang bersangkutan hanya dijawab tidak.
"Kulo niki pengen ngertos, kenopo kok katah tiang ingkang nyaleg, nopo gajine gede? Eh tiyange naming jawab mboten (saya ini ingin tahu, kenapa banyak orang yang ingin menjadi anggota dewan, apa karena gajinya besar? Tapi yang bersangkutan menjawab tidak ," katanya.
Menurut pengalaman dia, menjelang pemilihan banyak sekali caleg yang berkunjung. Hanya, dia tidak memermasalahkan hal itu, sebagai juru kunci sudah sewajarnya jika ia memberikan bantuan kepada pengunjung.
"Ya banyak, tapi itu kan urusan masing-masing orang, jadi saya hanya membantu saja," katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.