Laporkan Dana Kampanye Rp100.000, PKB Ngaku Tidak Ada Rekayasa

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 10 Maret 2014 13:09 WIB
Laporkan Dana Kampanye Rp100.000, PKB Ngaku Tidak Ada Rekayasa

One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)

Harianjogja.com, JOGJA-Partai politik (parpol) siap mempertanggungjawabkan laporan dana kampanye tahap II yang dinilai belum transparan.

Untuk itu, mereka mengaku siap diaudit untuk membuktikan jika apa yang dilaporkan sudah sesuai dengan prosedur serta tidak ada yang ditutup-tutupi terkait pelaporan tersebut.

Ketua DPC PKB Kota Jogja Ahmad Riyanto mengatakan, sebagai pengumpul dana kampanye terkecil (saat pelaporan hanya mencantumkan dana kampanye sebesar Rp100.000), pihaknya mengaku siap mempertanggungjawabkan atas apa yang dilaporkan pada Minggu (2/3/2014) lalu.

Menurut dia, laporan itu merupakan data yang nyata tanpa ada rekayasa di dalamnya. “Buat apa kami merekayasa, wong itu nyata seperti itu. kami juga tidak bermaksud untuk menutup-nutupinya. Memang benar kami baru mengumpulkan rekening dana Rp100.000,” ungkapnya, Minggu (9/3/2014).

Malahan, dia menantang pihak-pihak yang menganggap laporan tersebut fiktif untuk membuktikan perkataannya. Pasalnya, dia berkilah dari sisi sosialisasi pihak PKB sangat jarang melakukan pemasangan atribut secara besar-besaran, karena hampir di sudut kota bendera atau banner mereka juga jarang ditemui.

“Kami tidak jor-joran karena sosialisasi yang kami lakukan lebih ke pertemuan-pertemuan warga. Coba lihat, seberapa sering Anda melihat bendera kami,” paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online