Gunungkidul Dapat Rp8 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Harianjogja.com, JOGJA- Partai Golkar yang mendapatkan kesempatan kampanye di Alun-alun Selatan, Jogja, Senin (17/3/2014) menurunkan sejumlah juru kampanye nasional. Mereka adalah Akbar Tanjung, Siti Hediati Soeharto atau Mbak Titik, Siti Hardiyanti atau Mbak Tutut serta Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman.
Euforia kesuksesaan masa lalu mendominasi dalam rapat umum terbuka Partai Golkar. Hampir seluruh juru kampanye menyampaikan istilah piye kabare? Isih penak jaman ku tho saat mengawali kampanye.
Kalimat itu identik dengan Soeharto, karena banyak atribut seperti stiker dan kaus yang dijual ke masyarakat.
Titiek Soeharto mengatakan kesejahteraan di masa lalu itu harus kembali dibangkitkan sehingga kehidupan rakyat Indonesia bisa sejahtera secara materi. “Masyarakat harus sejahtera, dan kami akan mewujudkannya,” kata Titiek Suharto dalam orasinya.
Hujan yang mengguyur saat kampanye sempat membuat tenda roboh. Untung saja, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman mengatakan peristiwa itu di luar dugaan, namun kampanye tetap lancar. “Buktinya, warga tetap antusias mengikuti kampanye terbuka ini hingga selesai,” katannya.
Hanya, dia juga mengakui gara-gara hujan, rencana menghadirkan 50.000 simpatisan tidak bisa terlaksana. Namun, secara keseluruhan dia menganggap pelaksanaan kampanye perdana berjalan sukses.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling. Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus
Gunung Merapi kembali meluncurkan APG sejauh 2 km ke barat daya. Merapi masih Level III Siaga, warga diminta menjauhi zona bahaya.
Festival Mustika Rasa di Jogja mendorong kedaulatan pangan melalui pemanfaatan bahan lokal dan lebih dari 1.000 resep kuliner Nusantara.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa