PT KAI Diminta Hidupkan Kartu Tanda Berlangganan untuk Prameks

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 20 Maret 2014 12:34 WIB
PT KAI Diminta Hidupkan Kartu Tanda Berlangganan untuk Prameks

Harianjogja.com, JOGJA-Komunitas Pramekers Solo-Jogja, Jogja-Solo berharap PT KAI Daop 6 kembali menghidupkan Kartu Tanda Berlangganan (KTB) untuk kereta Prameks.

Pasalnya, setelah turunnya harga tiket, kelompok ini mengaku kesulitan mendapatkan tiket kereta, apalagi jumlah pembeliannya pun dibatasi empat tiket.

"Dulu, sebelum tiket turun kondisi seperti ini tak pernah terjadi. Kami membeli tiket bebas tidak ada pembatasannya," kata Ketua Komunitas Pramekers Solo-Jogja Toto Darmawan kepada Harian Jogja, seusai audiens dengan Humas PT KAI Daop 6, Rabu (19/3/2014).
Ia mengakui usai kebijakan menurunkan harga tiket, ada lonjakan jumlah penumpang, tapi kondisi ini tidak diimbangi dengan pelayanan, sehingga sering kali PT KAI kewalahan memberikan pelayanan kepada pelanggan untuk mendapatkan tiket.

"Kalau normal, semua kereta bisa dioperasikan. Tapi, akhir-akhir ini yang banyak beroperasi merupakan kereta Prameks dengan empat gerbong, dan bukan yang lima gerbong," sebut dia.

Lebih jauh dikatakannya, sebagai komunitas Pramekers, mereka tidak membeli tiket secara sendiri-sendiri. Namun, dalam pembelian akan dikoordinasi sehingga hanya beberapa orang yang membeli. Tujuannya, supaya lebih efektif dan tidak mengantre lama.

"Kami ada sekitar 30-an anggota, namun yang pasti berangkat minimal 25 orang. Itupun rutin mulai Senin-Jumat," aku Toto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online