Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Harianjogja.com, BANTUL – Berbagai cara dilakukan Pemkab Bantul untuk mempertahankn prestasi dalam ujian kelulusan 2014. Pemkab Bantul menyiapkan sejumlah hadiah bagi siswa yang lulus dengan nilai terbaik. Mulai sepeda motor, laptop dan handphone disiapkan untuk siswa.
“Untuk lulusan terbaik nasional kami siapkan sepeda motor, lulusan terbaik DIY kami siapkan laptop dan lulusan terbaik Bantul hadiah handphone canggih. Tujuan ini untuk memotivasi mereka supaya terdorong lebih serius,” kata Bupati Bantul Sri Surya Widati, Rabu (16/4/2014).
Langkah ini, kata Bupati, tidak bertujuan negatif. Menurut dia, hadiah sepeda motor akan membantu siswa dalam beraktivitas misal kuliah atau kerja.
“Demikian pula laptop, bukan barang mainan karena menjadi penunjang kegitan belajar. Ini untuk penyemangat saja,” ujarnya.
Namun Bupati mengimbau semua siswa agar mengerjakan soal dengan jujur dan tetap tenang. Hasil apa pun harus diterima dengan ikhlas.
Lebih lanjut Bupati mengatakan kualitas pendidikan di Bantul setiap tahun cukup memuaskan. Dalam lima tahun terakhir, mampu bersaing dengan Kota Jogja maupun Sleman dengan tingkat kelulusan 100% untuk SMA sederajat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Gelora Seni 17-an di Lemahdadi Bantul menghadirkan pertunjukan lintas generasi, dari tari hingga Jathilan, dalam HUT ke-81 RI.
BTN memperkuat penyaluran FLPP di Jambi dengan mendorong rumah subsidi berkualitas dan tingkat keterhunian yang mencapai 95,07%.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
DPRD Jogja meminta kantong parkir disiapkan sebelum Malioboro full pedestrian untuk mencegah parkir liar, macet, dan pungutan tak sesuai aturan.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.