Lansia 85 Tahun Hilang di Gunungkidul, Pencarian Belum Berhasil
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha UN TEORI KEJURUAN--Siswa kelas XII jurusan Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri 6 Solo, Senin (19/3) mengerjakan soal ujian nasional (UN) Teori Kejuruan SMK. Di Kota Solo ujian tersebut diikuti 45 kompetensi keahlian dari 48 SMK negeri dan swasta.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikipora) Gunungkidul meralat pengumunan kelulusan 2014. Pasalnya, setelah dilakukan klarifikasi ulang ada nilai siswa yang tidak terhitung.
“Harusnya yang tidak lulus itu ada 4 orang. Namun, dalam pengumuman kemarin ada 5 siswa yang dinyatakan tidak lulus,” kata Kepala Disdikpora Gunungkidul Sudodo kepada Harian Jogja, Selasa (20/5/2014).
Dia menjelaskan, kesalahan tersebut terjadi untuk siswa didik di SMKN 2 Wonosari. Awalnya, siswa tersebut dinyatakan tidak lulus, namun setelah dilakukan klarifikasi dari pihak sekolah ternyata terjadi kesalahan dan secara persyaratan telah memenuhi syarat kelulusan.
Saya kurang tahu prosesnya seperti apa. Karena, teknisnya ada di sekolahan terkait. Yang jelas kami sudah melakukan revisi,” tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
Penandatanganan itu menandai resminya pembukaan pelayanan keimigrasian di MPP Klaten.
Michael Olise mencetak lima assist di Piala Dunia 2026 dan menyamai rekor legenda dunia. Ia kini hanya berjarak satu assist dari Pele.
Event yang digelar di kawasan wisata Bukit Cinta Watu Prahu, Desa Gununggajah, Kecamatan Bayat itu menjadi momentum penting mengenalkan potensi geowisata.
Yamaha resmi tunjuk Jorge Martín dan Ai Ogura sebagai pebalap tim pabrikan MotoGP 2027-2028. Duet juara dunia dan bakat muda ini siap hadapi era baru.
SDN Kokap Kulonprogo mendapat dana APBN Rp2,1 miliar untuk relokasi sekolah terdampak pergerakan tanah. Bangunan baru ditargetkan siap Oktober 2026.