Waspada! Katarak Kini Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Gejalanya
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
KARTU KUNING-Sejumlah warga antre mengurus kartu pencari kerja atau kartu kuning di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Jl Slamet Riyadi, Solo, Senin (28/9). Jumlah permintaan kartu kuning mengalami lonjakan terkait rencana pembukaan lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY belum berani mengambil kesimpulan pasti terkait wacana pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada Juni - Juli 2014 ini.
Kepala BKD DIY, Agus Supriyanto menyatakan hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait jatah alokasi formasi serta teknis pendaftaran CPNS.
"Jadi belum ada informasi apa pun terkait kepastian pendaftaran CPNS di DIY dalam waktu dekat ini," ujarnya saat dihubungi Harianjogja.com, Selasa (3/6/2014).
Apalagi, kata dia, Juli nanti ada agenda Pemilihan Presiden sehingga kemungkinan penyelenggaraan rekrutmen CPNS bisa dibilang kecil. Namun begitu, BKD siap jika Juni ini tiba-tiba ada persetujuan jatah alokasi formasi dari Pusat.
Setidaknya 1.000 alokasi formasi dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan pegawai di DIY. Namun usulan tersebut menurut dia tentu saja berat dikabulkan. Dia mendasarkan pada realisasi usulan perekrutan CPNS pada 2013 lalu. Dari 1.070 usulan formasi, pusat hanya menyetujui jatah 120 formasi.
Apabila DIY benar-benar mendapat persetujuan alokasi formasi, Agus menyebut hanya dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang potensial menyelenggarakan perekrutan CPNS.
"Hanya Kota Jogja dan Pemprov yang bisa. Hal itu mengingat kebutuhan APBD di empat wilayah, seperti Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo belum memenuhi persyaratan untuk melakukan perekrutan CPNS," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer Gerungan dijadwalkan membacakan pleidoi kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 di PN Jakpus.