PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Harianjogja.com, JOGJA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY segera menetapkan tersangka kasus penjualan tanah milik Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam waktu dekat.
Asisten Pidana Khusus Kejati DIY Pindo Kartikani mengatakan ada perkembangan soal materi penyidikan setelah penyidik kembali memeriksa saksi-saksi dari pihak UGM pemerintah desa Banguntapan, Bantul.
“Kami akan ekspose [Gelar Perkara] dulu bersama pimpinan termasuk penetapan tersangka, kemungkinan dalam waktu dekat ini,” kata Pindo, Jumat (6/6/2014) pekan lalu.
Seperti diketahui UGM membeli lahan di dusun Plumbon, Banguntapan, Bantul pada 1963 untuk praktek mahasiswa Fakultas Pertanian. Uang yang dugunakan untuk membeli lahan seluas sekitar 4.000 meter itu diambilkan dari APBN.
Pada tahun 2000 pihak UGM melalui Yayasan Pembina Fakultas Pertanian (Pafergama) melakukan penelusuran karena lahan itu belum tercatat di arsip UGM. Setelah didata, lahan itu kemudian diatasnamakan Yayasan. Kemudian dijual dengan harga Rp1,2 miliar kepada pengembang untuk pembangunan perumahan. Jual beli dilakukan pada kurun 2003-2007.
Kejati mulai menyidik kasus tersebut akhir Maret lalu. Hingga kini sudah lebih dari 20 saksi yang dimintai keterangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ingin anak lebih mandiri? Simak enam kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan orangtua setiap hari untuk menumbuhkan tanggung jawab dan rasa percaya diri anak.
Kelompok Wanita Tani (KWT) Tangguh di Padukuhan Kadipiro, Margodadi, Seyegan telah menerapkan metode bebas sangkar untuk ternak ayam mereka (cage free farm).
Pemkab Batang memperluas program seragam gratis ke SD dan SMP swasta. Anggaran Rp3,8 miliar disiapkan untuk menjangkau sekitar 23.000 siswa baru.
Media Vietnam memuji kenaikan ranking FIFA Timnas Indonesia ke posisi 118 dunia. Garuda meraih tambahan 12,25 poin usai mengalahkan Oman dan Mozambik.
Sebanyak 84 siswa-siswi kelas VI SD Negeri Keputran "A" dinyatakan lulus. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) meraih peringkat terbaik ke-5 se-Kota Yogyakarta.