35 Anak di Gunungkidul Lolos Sekolah Rakyat 2026, Data Final Tunggu SK
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kontur geografis Gunungkidul sangat cocok untuk pengembangan usaha kambing blasteran peranakan etawa (PE) dengan kambing lokal.
Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan Gunungkidul, Sukandi, mengatakan persilangan antara peranakan kambing etawa dan kambing lokal dikenal di masyarakat dengan sebutan kambing bligon.
Kambing blasteran ini dinilai potensial karena selain bentuk yang lebih gagah, dari sisi daging, kambing jenis ini juga memiliki kuallitas lebih unggul. Dari sisi nilai jual, kambing-kambing ini memiliki harga yang lebih tinggi.
“Saat ini populasi kambing dan domba yang ada mencapai 255.000 ekor. Kami [Dinas Peternakan] akan terus dorong agar warga mau mengembangkannya. Termasuk prospek bisnis yang cerah,” katanya kepada Harian Jogja di sela-sela acara penilaian kelayakan Kelompok Wanita Ternak (KWT) Wanita Lestari Nglipar maju tingkat DIY, Senin (16/6/2014).
Dia menjelaskan, pengembangan ternak difokuskan untuk pembibitan. Usaha ini dinilai lebih produktif dan prospektif, karena ternak-ternak tersebut hanya dipelihara selama satu tahun. Setelahnya, kambing-kambing itu dapat dijual.
“Dalam pengembangannya ada beberapa jenis, di antaranya pembibitan, penggemukan dan pemotongan. Namun, kami lebih fokus pada pembibitan,” sebut Sukandi.
Salah satu upaya untuk meningkatkan populasi ternak kambing dilakukan dengan mengembangkan kelompok-kelompok ternak di seluruh wilayah kecamatan. Masing-masing kelompok akan dibina dan didampingi dinas.
Anggota Tim Penilai Lomba Kelompok Peternakan Kambing tingkat DIY Gde Suparta menyatakan perlombaan merupakan agenda rutin yang digelar Dinas Pertanian DIY. Harapannya, kegiatan ini mampu memacu semangat para peternak untuk mengembangkan usahanya lebih giat lagi.
KWT Wanita Lestari akan bersaing dengan empat kelompok di DIY lainnya. Nantinya, pemenang akan mewakili DIY untuk maju di lomba ini di tingkat nasional.
“Kami sedang dalam proses penilaian, nantinya kami akan mengunjungi lokasi lain sebelum menentukan siapa pemenang di tingkan provinsi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Seorang satpam ditemukan meninggal di pos jaga perumahan di Kasihan, Bantul. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 3 Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, Drive Thru, SIM MAMI, dan syarat perpanjangan SIM.
Evaluasi Kemendikdasmen menunjukkan 98 persen siswa lebih memahami materi berkat Papan Interaktif Digital dalam pembelajaran.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini, Jumat 3 Juli 2026, cerah di seluruh wilayah. Suhu Kota Jogja mencapai 31 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Sleman Jumat 3 Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.