Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Harianjogja.com, TANJUNGSARI – Bencana putting beliung melanda empat dusun di Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari di landa angin puting beliung, Kamis (19/6/2014) sekitar pukul 12.30 WIB.
Akibat peristiwa itu, 25 rumah milik warga mengalami kerusakan. Diprediksi kerugiannya yang dialami mencapai jutaan rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, ke-25 rumah terletak di empat dusun, yakni, Dusun Pakel terdapat 12 rumah, Dusun Mojosari 11 rumah. Sedangkan di Dusun Timursari dan Dusun Jambu masing-masing sebuah rumah yang menjadi korban keganasan angin tersebut.
Adapun kerusakan terparah terjadi di dua rumah milik Mugiono dan Siah, Warga Dusun Mojosari. Pasalnya, atap teras rumah mereka porak poranda akibat terjangan lesus. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Menurut Pengakuan Mugiono (pemilik rumah) bencana ini berlangsung sekitar 2 menit. Awalnya, kondisi cuaca dalam keadaan mendung, lantas turun hujan rintik-rintik. Tak disangka, terdengar suara gemuruh dari arah barat diserai dengan hembusan angin kencang.
“Tidak tahu kenapa,angin tersebut berubah arah dan berputar-putar. Akibatnya, atap rumah warga banyak yang rusak,” katanya, Kamis (19/6/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.