Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sekretaris DPRD Gunungkidul Tudjuh Prijono menganggap tidak ada masalah apabila gedung DPRD Gunungkidul digunakan untuk kegiatan masyarakat atau organisasi tertentu.
Namun, ada persyaratnya yang harus dipenuhi, misalkan tempat itu tidak digunakan secara bersama-sama dengan kegiatan DPRD.
“Kami tidak memermasalahkannya. Namanya gedung rakyat, jadi ini terbuka bagi siapa saja,” katanya, Senin (23/6/2014).
Dia menjelaskan, prosedur peminjaman Gedung DPRD Gunungkidul selain menunjukkan surat resmi berkaitan permohonan kegiatan.
Surat harus ditujukkan kepada Sekretaris DPRD dan Ketua DPRD Gunungkidul. Pasalnya, pemberitahuan ini penting supaya tidak menimbulkan permasalahan atau kekisruhan-kekisruhan lainnya.
“Tapi, syaratnya gedung tidak digunakan untuk agenda dewan. Kalau ada, terpaksa kami tidak memberikan izinnya,” ungkap Tudjuh.
Menurut dia, beberapa kegiatan yang dilakukan mulai dari kegiatan anak-anak TK sampai kegiatan tingkat universitas pernah menggunakan gedung DPRD Gunungkidul sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Karena, yang terpenting setiap akan menggunakan tempat itu harus mengajukan permohonan secara resmi.
“Kami tidak memungut biaya sepeser pun. Yang jelas, kami terbuka bagi siapa saja. Apalagi, di Gunungkidul masih kekurangan tempat untuk pertemuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.