TK Negeri Gedangsari Belum Dilelang, Ini Kendala Terbarunya
TK Negeri Gedangsari senilai Rp1,1 miliar belum dilelang. Dokumen masih direview dan harga material perlu disesuaikan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Polres Gunungkidul memberikan kenaikan pangkat kepada 60 anggotanya. Caranya pun terhintung unik, karena perayaan tersebut dilaksanakan dengan menyemprotkan air kepada anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat.
Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen mengatakan cara ini dilakukan untuk memberikan rasa kebersamaan di antara anggotanya. Kenaikan pangkat diberikan kepada 60 anggota atas kinerja dan loyalitas tinggi.
“Ini bentuk ujud syukur dan kebersamaan yang selama ini telah terjalin,” katanya, Senin (30/6/2014).
Selain itu, penyiraman menggunakan watercanon merupakan kejutan yang diberikan kepada mereka yang berhasil mendapatkan kenaikan pangkat. Harapannya, dengan kenaikan tersebut memberikan dampak terhadap kinerja dan pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi.
“Kita ingin kenaikan pangkat ini terus dikenang. Jadi, mulai saat ini, kenaikan pangkat akan dirayakan dengan menyemprotkan air,” terang Faried.
Sementara itu, saat prosesi berlangsung, seluruh anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat dikumpulkan di halaman Polres Gunungkidul.
Setelah itu, mereka diajak untuk sujud syukur bersama, lantas keenampuluh anggota tersebut diminta berkumpul dan saling berjabat tangan.
Beberapa saat kemudian, petugas yang siap di atas watercanon langsung menyemprotkan air ke arah kerumunan petugas. Sayangnya, saat prosesi berlangsung ada dua orang anggota yang menghindar. Konsekuensinya, kedua petugas itu dipanggil secara tersendiri oleh Wakapolres Gunungkidul, Kompol Irwan Setiawan.
Apabila rekan-rekannya disiram menggunakan watercanon, maka kedua anggota tersebut disiram air dengan menggunakan gayung. Selesai disiram air, kedua anggota tersebut diminta untuk bergabung dengan anggota yang lain. Tujuannya, untuk diberi ucapan selamat dan pengarahan dari Kapolres Gunungkidul.
“Awalnya kaget juga, namun tidak apa-apa. Jadi, perayaan kenaikan pangkat dengan disiram air akan terus saya kenang,” kata salah seorang anggota, Aiptu Suprapto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TK Negeri Gedangsari senilai Rp1,1 miliar belum dilelang. Dokumen masih direview dan harga material perlu disesuaikan.
512 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan MBG. DPR meminta pengawasan dan koordinasi Kemenag, BGN, serta pemda diperkuat.
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.
Bobot TKA dalam SNBP 2027/2028 berpeluang meningkat setelah evaluasi pelaksanaan TKA 2026 dan pembahasan MRPTNI.
Seto Nurdiantoro dipercaya menjadi Direktur PSS Muda Akademi untuk memperkuat pembinaan dan mencetak talenta baru bagi PSS Sleman.
Bencana Nepal-China menewaskan 1.130 orang. Pakar mengingatkan risiko pembangunan bendungan besar di kawasan pegunungan Himalaya.