Cuaca Ekstrem Pangkas Hasil Tangkapan Nelayan Gunungkidul
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Penilai dari Unesco Kristin Rangnes saat mendapatkan pemaparan dari pengelola wisata Gua Pindul, Senin (7/7/2014). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Penilai dari United Nations Education Social Culture organization (UNESCO) merampungkan misinya dalam rangka penilaian kawasan Gunungsewu masuk ke global geopark network. Setelah melakukan penilaian di Pacitan dan Wonogiri, Senin (7/7/2014) Kristin Rangnes melakukan penilaian di empat kawasan di Gunungkidul.
Adapun keempat kawasan tersebut antara lain Gua Pindul, Pantai Siung, Gunung api Purba Nglanggeran serta kawasan desa wisata Bobung. Penilaianyang dilakukan untuk membuktikan kelayakan kawasan Gunungsewu masuk ke dalam jaringan kawasan karts internasional.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan kemarin, Kristin Rangnes memulai penilaian dari kawasan wisata Gua Pindul, Karangmojo. Kristin menilai kawasan Gunungkidul berada di jalur tektonik aktif. Akibatnya, wilayah ini berada di posisi lebih tinggi dibandingkan dua kawasan Gunungsewu lainnya. Selain itu, bantuan yang ada juga lebih variatif, karena memiliki keanekaragaman yang berbeda.
“Kondisi ini berbeda dengan daerah lain, karena di sini lebih beragam unsur bebatuannya,” katanya saat ditemui di sela-sela penilaian kawasan karts Gunungsewu di Desa Bejiharjo, Karangmojo , Senin (7/7/2014).
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Budi Martono mengatakan penilaian yang dilakukan Kristin adalah untuk membuktikan kebenaran dokumen yang
dikirimkan ke Unesco beberapa waktu lalu. Apalagi dalam dokumen tersebut, kawasan Gunungsewu mendapat predikat lulus tanpa catatan.
Dia menjelaskan, penilaian yang dilakukan Kristin meliputi tiga kriteria. Yakni, berkaitan dengan kawasan konservasi, edukasi serta pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi. Ketiga aspek ini memiliki peranan dalam penentuan kawasan Gunungsewu masuk dalam global geopark network.
“Responnya dia sangat baik. Apalagi, wilayah kita terhitung komplit, karena semua kriteria itu ada,” ungkapnya.
Laporan penilaian yang dilakukan Kristin akan disampaikan ke Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Rencananya Pemkab Gunungkidul akan menyampaikan hasil itu hari ini.
“Kami akan segera sampaikan, dan kami berharap hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
PT Importa Jaya Abadi (Importa Furniture) kembali menegaskan kepemimpinannya di industri furnitur nasional dengan meraih Top Brand Award 2026
Lamine Yamal tanpa sengaja promosi celana dalam 6PM di final Piala Dunia 2026. Penjualan melonjak, beberapa model habis terjual. Simak kisah viral ini!
Jadwal Indonesia vs Thailand di SEA V Cup Putri 2026 berlangsung Jumat 31 Juli pukul 16.00 WIB. Berikut jadwal lengkap leg pertama di Hanoi.
Jaringan Pendidikan Jesuit Terbesar di Dunia Berkumpul di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
Mulai 1 Agustus 2026 berlaku aturan baru, mulai pungutan pajak pedagang marketplace hingga kenaikan tarif layanan hukum dan pendaftaran merek.