Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Lahan tanaman melon di Desa Karangsewu, Galur, tergenang air setelah hujan yang terus turun akibat perubahan cuaca, Senin (14/7/2014). (Holy Kartika N.S./JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, KULONPROGO–Ratusan hektare tanaman Melon tergenang air akibat perubahan cuaca jangka pendek yang mengakibatkan hujan turun sejak Minggu (13/7/2014) malam.
Sejumlah lahan melon yang tergenang air berada di Galur dan Panjatan. Untuk mengurangi genangan air, para petani menyedot air dengan disel,
maupun secara manual dengan cara menguras air yang menggenang dengan ember. Triyanto, 45, salah satu petani melon di Dusun Pathuk, Desa Tirtorahayu, Galur mengatakan lahan sudah tergenangi air sejak sepakan lalu.
“Ditambah hujan kemarin [Minggu] malam, lahan semakin tergenang, jadi terpaksa harus disedot [airnya] untuk mengurangi genangan,” ujar Triyanto, Senin (14/7/2014).
Di dusun ini ada sekitar ratusan hektar lahan yang sebagian besar ditanami melon. Rata-rata usia melon yang sudah ditanam berkisar 30 hari sampai 35 hari. Wakiran, 60, petani asal Karangsewu, Galur menambahkan tak hanya tanaman melon saja yang digenangi air, tetapi juga tanaman kedelai dan semangka.
“Padahal tanaman-tanaman ini akan dipanen setelah Lebaran ini. Kalau sudah seperti ini ya, kalau tidak kualitasnya turun, mungkin malah bisa busuk, intinya gagal panen,” keluh Wakiran.
Petani mengaku tak hanya merugi karena panen melon bisa saja gagal, akibat tanaman melon rusak digenangi air. Biaya operasional untuk melakukan penyedotan air juga semakin banyak. Sebelumnya biaya penyedotan air untuk 1.000 meter persegi bisa menghabisnya biaya hingga Rp5 juta.
Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kulonprogo Herismoyo menuturkan tahun lalu kondisi yang sama juga pernah terjadi. Setelah dilakukan pemantauan dan pengecekan, data kerugian petani akan disampaikan ke Dinas Pertanian provinsi, lalu akan diteruskan ke Kementerian Pertanian untuk ditindaklanjuti.
“Tahun lalu petani juga mendapatkan ganti rugi berupa penggantian benih melon. Kalau ini masih belum tahu karena masih dilakukan pemantauan
petugas kami di lapangan,” jelas Hersimoyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
KRI Sriwijaya-100 resmi dikukuhkan Panglima TNI Agus Subiyanto setelah Merah Putih berkibar di atas kapal induk di Tanjung Priok.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Timnas Indonesia dinilai punya keuntungan di FIFA ASEAN Cup 2026 karena bisa menurunkan skuad penuh dan berstatus tuan rumah.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.