Alasan Siswa Sekolah Rakyat dari Gunungkidul Belajar di Sleman-Bantul
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Selama lebaran, petugas di Terminal Dhaksinarga Gunungkidul akan berkerja ekstra selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk memuluskan kebijakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul untuk mewajibkan setiap bus masuk ke Terminal Dhaksinarga.
Selama ini banyak bus yang menurunkan penumpang di pool perusahaan otobus (PO) sendiri-sendiri.
“Bus-bus harus masuk ke terminal. Untuk itu, kami akan menyiapkan petugas jaga di jalur lintas bus malam,” kata Kepala UPT terminal Dhaksinarga Wonosari Trisulo Hartoko, Minggu (20/7/2014).
Dia menjelaskan, petugas yang disiapkan di antaranya berjaga-jaga di beberapa titik seperti simpang empat Selang, Wonosari serta Bundara Siyono Playen. Harapannya, begitu bus pemudik masuk di wilayah Kota Wonosari, petugas mengarahkan mereka menuju terminal sebelum masuk ke garasi.
“Kebijakan ini sebenarnya sudah dilakukan setahun silam. Tujuannya, demi menambah pendapatan asli daerah (PAD). Karena, setiap bus masuk dikenakan retribusi Rp5 ribu,” sebut Trisulo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.