Pilur Gunungkidul 2026, Sebanyak 24 Lurah Petahana Siap Bertarung
DPMKP2KB Gunungkidul mencatat 24 lurah petahana berpeluang maju di Pilur 2026. Pendaftaran bakal calon berlangsung 13-23 Juli 2026.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Selama lebaran, petugas di Terminal Dhaksinarga Gunungkidul akan berkerja ekstra selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk memuluskan kebijakan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul untuk mewajibkan setiap bus masuk ke Terminal Dhaksinarga.
Selama ini banyak bus yang menurunkan penumpang di pool perusahaan otobus (PO) sendiri-sendiri.
“Bus-bus harus masuk ke terminal. Untuk itu, kami akan menyiapkan petugas jaga di jalur lintas bus malam,” kata Kepala UPT terminal Dhaksinarga Wonosari Trisulo Hartoko, Minggu (20/7/2014).
Dia menjelaskan, petugas yang disiapkan di antaranya berjaga-jaga di beberapa titik seperti simpang empat Selang, Wonosari serta Bundara Siyono Playen. Harapannya, begitu bus pemudik masuk di wilayah Kota Wonosari, petugas mengarahkan mereka menuju terminal sebelum masuk ke garasi.
“Kebijakan ini sebenarnya sudah dilakukan setahun silam. Tujuannya, demi menambah pendapatan asli daerah (PAD). Karena, setiap bus masuk dikenakan retribusi Rp5 ribu,” sebut Trisulo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKP2KB Gunungkidul mencatat 24 lurah petahana berpeluang maju di Pilur 2026. Pendaftaran bakal calon berlangsung 13-23 Juli 2026.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.
Dana kompensasi tenaga kerja asing menjadi penyumbang terbesar PNBP Kemnaker. Pemerintah kini mengkaji besaran kompensasi yang telah berlaku selama puluhan tahu
Revisi UU Hak Cipta berisiko rugikan media dan publik. Belajar dari negara lain, RI diminta hati-hati.
Polri menangkap buronan Interpol asal Palestina Abdul Karim Raed Miqdad di Indonesia. Ia diketahui membawa tiga paspor, dua di antaranya diduga palsu.
PT Danantara Sumber Daya Alam bersiap mengimplementasikan pengelolaan ekspor SDA satu pintu pada 1 September 2026 untuk memperkuat pengawasan ekspor.