Pilur Gunungkidul 2026, 31 Kalurahan Segera Bentuk Panitia Pemilihan
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Aziz saat melakukan aksi penempelan poster kekecewaan di ruang IRD RSUD Wonosari, Minggu (17/8/2014). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari membuat jengkel warga Wonosari, Aminudin Azis. Dia bahkan sampai menempelkan poster ke ambulans dan gedung rumah sakit.
Sedikitnya tiga ambulans, Minggu (17/8/2014), dipasangi poster bertuliskan ambulans tidak berfungsi dan tidak berguna. Selain itu, di kaca pintu masuk instalasi rawat darurat juga dipasangi poster bertuliskan rumah sakit tidak layak anak. Aksi Aziz mengundang perhatian dari keluarga pasien yang berada di IRD serta warga di sekitar rumah sakit. Mereka menonton proses pemasangan poster tetapi tidak berkomentar terkait dengan aksi pemasangan poster tersebut.
Saat ditemui seusai aksi, Aziz mengaku jengkel dengan pelayanan di rumah sakit. Pasalnya, pada Sabtu (16/8/2014) lalu sekitar pukul 20.30 WIB, keponakannya, Bima Yudia Putratama,11, merasakan sesak napas kemudian dibawa ke instalasi rawat darurat RSUD Wonosari. Setelah diperiksa, Bima didiagnosa jantungnya bermasalah dan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Jogja.
“Bagaimana tidak jengkel, di rumah sakit semua ambulans tersedia tapi tidak berani mengeluarkan ambulans. Alasannya takut dimarahi RSUP Dr.Sardjito karena pasien belum ada konfirmasi terkait dengan ketersediaan ruang perawatan di sana,” ungkap Azis kepada Harianjogja.com.
Aziz menjelaskan ponakannya sempat telantar selama kurang lebih tiga jam. Rumah sakit enggan menyediakan ambulans dan menyarankan keluarga pasien mencari ambulans sendiri.
Bima baru bisa dirujuk ke Jogja Sabtu pukul 24.00 WIB menggunakan ambulans dari klinik di Semanu. Yang bikin lebih jengkel lagi, sambung Aziz, saat tiba di Sardjito, pasien langsung mendapatkan perawatan dengan baik. Petugas juga tidak mempermasalahkan apa yang Asiz perdebatkan dengan petugas medis di RSUD Wonosari. Anehnya, hasil pemeriksaan pada Bima tidak menunjukkan hal-hal yang darurat sehingga langsung bisa dibawa pulang tanpa harus rawat inap di Sardjito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)