Gunungkidul Masuki Pancaroba, Angin Kencang Mulai Mengancam
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah belum mau memasukkan kasus mantan anggota DPRD yang belum mengembalikan laptop ke ranah polisi.
Sekretaris DPRD Tudjuh Priyono mengungkapkan Kesekretariatan Dewan masih bersabar menunggu pengembalian aset laptop yang masih dibawa Naomi Prirusmiyati (PDIP), Chairul Nazmi Siregar (Partai Demokrat) dan Dwi Haryanto (Partai Bulan Bintang). Mereka anggota DPRD periode 2009-2014.
“Masih menunggu iktikad baik mereka [Naomi, Chairul dan Dwi] untuk mengembalikan barang-barang itu,” katanya kepada Harian Jogja, Kamis (21/9/2014).
Sejauh ini, Setwan baru menerima kabar Dwi telah mengembalikan laptop.
Namun, Tudjuh mengaku belum mengecek kebenaran dari kabar itu. “Apakah benar sudah dikembalikan atau masih sebatas kabar kabur,” paparnya.
Karena itu, alih-alih melapor ke polisi, Setwan akan kembali menyurati tiga orang mantan wakil rakyat itu. Setwan akan mendatangi rumah Naomi, Chairul dan Dwi apabila surat itu tak mempan.
Tudjuh masih percaya bila mantan Dewan akan mengembalikan barang-barang tersebut. Apalagi, Setwan berjanji tidak akan mencairkan dana pengabdiaan sebelum barang-barang itu dikembalikan.
“Ya kalau dilihat dari nilai, jelas lebih tinggi dana pengabdian. Apalagi, laptop itu merupakan barang lama,” katanya.
Sejumlah partai, tempat ketiga mantan Dewan itu bernaung, sempat kaget dengan ulah kader-kadernya. Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Gunungkidul, Budi Utama, sebelumnya mengaku segera meminta Naomi mengembalikan laptop pinjaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.