Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Koalisi Merah Putih siap menguasai alat kelengkapan pimpinan DPRD Gunungkidul. Langkah awal, koalisi tersebut menunjuk Ketua DPC Golkar Gunungkidul Marsiyono sebagai Ketua Koordinator tim koalisi tersebut.
Ketua DPD PKS Gunungkidul Arief Wibowo optimistis koalisi yang dibangung akan terus solid. Koalisi Merah Putih di Gunungkidul hanya melibatkan empat partai, yakni Gerindra, PKS, Golkar dan PAN.
Pasalnya, PPP yang masuk dalam koalisi itu tidak diikutsertakan karena partai tersebut tidak memiliki wakil sebagai anggota dewan.
“Komunikasi terus dijalin. Kami sudah menggelar pertemuan bersama dengan menunjuk Pak Marsiyono sebagai ketua koordinator,” kata Bowo, sapaan akrabnya, Minggu (7/9/2014).
Dia menjelaskan, target yang akan dicapai koalisi itu adalah mengamankan pimpinan komisi DPRD Gunungkidul. Menurut Bowo, langkah tersebut paling realistis untuk segera diamankan. Sementara, berkaitan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) Gunungkidul harus menunggu pengesahan rancangan undang-undangn Pilkada.
“Target awal memang mengamankan pimpinan komisi dan alat kelengkapan lainnya. Namun, untuk masalah pilkada memang sudah mulai dibahas, tapi baru penjajakan awal,” ungkap dia.
Lebih jauh dikatakan Bowo, dalam politik pembentukan koalisi merupakan hal lumrah. Koalisi itu terbentuk karena ada kesamaan visi misi dan tujuan, sehingga persatuan tersebut lazim dilaksanakan. Terlebih lagi, lanjut dia, masing-masing DPP juga sepakat meneruskan koalisi merah putih pasca pelaksanaan pemilihan presiden.
“Yang jelas semua partai sudah sepakat. Pembahasan tinggal mengerucut pada pembagian pimpinan komisi,” ungkap Bowo.
Dia menambahkan, koalisi tersebut memiliki aturan mengikat, dan harus dipatuhi seluruh anggota partai koalisi. Apabila ada anggota yang tidak sejalan dengan aturan koalisi, maka masing-masing partai diharapkan mengambil tindakan tegas.
“Aturan di PKS jelas, bila ada yang melanggarnya, maka partai tidak segan-segan melakukan pergantian antar waktu kepada yang bersangkutan,” tegas dia.
Sementara itu, Sekretaris DPC Golkar Gunungkidul Heri Nugroho mengakui, partainya inten menjalin komunikasi dengan sesama partai koalisi Merah Putih. Dia membenarkan bila salah satu kadernya memiliki peluang untuk menjadi koordinator dalam koalisi tersebut. Hal ini sesuai dengan aturan koalisi di pusat, yang menunjuk Golkar sebagai koordinator.
“Memang kami diberikan prioritas untuk mengomandoi koalisi itu, tidak terkecuali koalisi yang dibangun di Gununkidul,” katanya.
Senada juga diungkapkan Ketua DPC Gerindra Gunungkidul Ngadiyono, meski belum secara resmi ditunjuk. Namun, Marsiyono menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi tersebut. “Pertemuan sudah dilakukan, namun belum bisa mengumumkan secara resmi,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Top Ten News Harianjogja.com Minggu 6 September 2026 merangkum kabar kebakaran DIY, erupsi Anak Krakatau, ekonomi, budaya, hingga olahraga.
Penerbangan Singapura-Jakarta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Singapore Airlines menyiapkan hotel dan taksi bagi penumpang terdampak.
Gunung Semeru erupsi Minggu pagi dengan kolom letusan 1.000 meter. Warga diminta menjauhi Besuk Kobokan dan radius 5 km dari kawah.
IRGC Iran mengklaim rudal balistik menghantam kapal perang AS. CENTCOM menyebut kedua kapal berhasil menghindari serangan.
Abu vulkanik mengandung silika yang dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan. Simak cara membersihkan abu dari tubuh dengan tepat