Gas Elpiji 3 Kg Sulit Dicari di Gunungkidul, Harga Naik

David Kurniawan
David Kurniawan Sabtu, 20 September 2014 03:20 WIB
Gas Elpiji 3 Kg Sulit Dicari di Gunungkidul, Harga Naik

JIBI/Solopos/Burhan Aris Nugraha Pemilik pangkalan elpiji menata tabung 3kg kosong di pangkalan elpiji Sejahtera Jaya Mandiri, Nusukan, Solo, Rabu (12/2). Pertamina menggelontor extra droppng elpiji 3kg pada Rabu (12/2) sebanyak 6.160 tabung untuk wilayah Solo. Hal itu menyusul meningkatnya permintaan masyarakat yang menyebabkan kekosongan elpiji bersubsidi di pangkalan dan pengencer

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kenaikan harga elpiji kemasan 12 kilogram berdampak pada harga jual gas ukuran tiga kilogram. Akhir-akhir ini banyak pedagang menaikan harga di atas harga normal, mencapai Rp20.000 per tabung.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah melakukan tiga kali monitoring harga dan stok elpiji kemasan tiga kilogram. Mereka pun siap menindak pedagang nakal, yang menaikan harga eceran di atas kewajaran.

Tingginya harga jual gas melon salah satunya dirasakan Dedi, seorang warga Desa Ngawis, Krangmojo. Dia mengaku, pasca-kenaikan harga elpiji 12 kilogram kesulitan mendapatkan elpiji tiga kilogram. Untuk mendapatkan gas itu, Dedi harus memutar-mutar di beberapa toko.

“Kondisinya sangat beda dengan sebelum kenaikan. Sebab elpiji tiga kilogram mudah didapatkan. Tapi, saat ini susah mencarinya,” katanya, Kamis (18/9/2014).

Selain susah mendapatkan gas tersebut, Dedi mengaku bila harganya juga melambung tinggi, Rp20.000 untuk mendapatkan satu tabung gas berwarna hijau itu.

“Saya sempat bertanya kepada pedagang tentang alasan menaikan harga? Katanya, harga naik karena kesulitan mendapatkan barang,” kata Dedi lagi.

Meski tak setinggi di Karangmojo, kenaikan elipiji tiga kilogram juga terlihat di Kecamatan Patuk. Salah satunya dirasakan Susi, ibu rumah tangga asal Desa Putat, Kecamatan Patuk. Dia mengaku membeli gas tersebut dengan harga Rp18.000 per tabung.

“Kalau saat ini [kemarin] saya tidak tahu harganya berapa? Karena, saya membeli gas dua hari yang lalu,” kata dia.

Menurut Susi, kenaikan elipiji 12 kilogram berdampak pada harga jual elpiji tiga kilogram. Diakuinya, bila gas melon sebelumnya dipasarkan Rp15.000-16.000 per tabung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online