Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Belasan anak Sanggar Sekar Jagad, Desa Bejiharjo mengalami keracunan usai menyantap nasi kotak di acara Panitia Lomba Gelar Budaya antar Sanggar dan Forum Anak se-Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (25/10/2014) lalu.
Ada empat anak yang masih di rawat di klinik kesehatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harian Jogja, Rabu (29/10/2014), peristiwa keracunan itu 13 peserta dari sanggar Sekar Jagad, saat mendapatkan undangan dari Sanggar Garu Luku Desa Kemadang, Tanjungsari.
Usai pementasan, kelompok tersebut mendapatkan nasi kotak yang berisikan ikan tongkol, oseng-oseng tempe dan mie.
“Kami langsung saja memakan nasi kotak yang disuguhkan panitia. Selesai makan, kami sehat-sehat saja. Namun, pada malam harinya mulai ada gejala-gejala yang mencurigkan,” kata Pengasuh Sanggar Sekar Jagad Sujarwo, Rabu (29/10/2014).
Dia mengaku termasuk dalam 13 orang yang mengalami keracunan. Gejala keracunan bermacam-macam, mulai dari mual-mual, pusing, muntah-muntah, diare sampai pingsan.
Ada empat peserta yang masih di rawat di klinik, yakni Ummu Iswaroh Rahmawati, Exson Alvian Susanto, Ayu Rizki Nur Afifah serta David masih di rawat di klinik kesehatan.
“Sebenarnya ada 15 orang yang ikut dalam rombongan. Namun, dikarenkan nasi yang dibagikan terbatas, dua orang tidak mendapatkan jatah. Anehnya, mereka yang tidak mengkonsumsi ternyata baik-baik saja,” ungkapnya.
Berkat kejadian itu, Sujarwo mengaku mendapatkan pesan singkat bernada ancaman. Dia mengaku tidak mengenal nomor yang mengirim pesan tersebut. Dalam pesan itu, dia tidak diperbolehkan membeberkan kasus keracunan ke media.
“Saya tidak tahu siapa yang mengirim. Mungkin hanya orang iseng, saya pun tidak membalas pesan tersebut,”ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan kusta bukan kutukan dan mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap penyintas melalui deteksi dini.