PAD Moncer, DPRD Minta Jalan Jalur Wisata di Gunungkidul Diperbaiki
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berusaha mendorong pengusaha batik untuk terus berkreasi membuat motif-motif baru. Langkah itu diambil sebagai tantangan memenangkan persaingan bisnis batik di tataran regional maupun global.
Sekretaris Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Energi Sumber Daya Mineral (Disperindagkop ESDM) Gunungkidul Anwarul Jamal menilai persaingan industri batik semakin ketat.
Tingkat persaingan tak hanya di regional DIY, sebab wilayah lain seperti Solo, Pekalongan atau Lasem juga ikut meramaikan persaingan tersebut.
“Untuk itu, kami mendorong pengusaha untuk terus berkreasi. Dalam inovasi tersebut, mereka juga harus mengedepankan apa yang menjadi ciri khas Gunungkidul,” kata Jamal saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/11/2014).
Dia menjelaskan sejak 2012 lalu, perkembangan indutri batik di Gunungkidul terus meningkat pesat. Saat ini, puluhan pengusaha batik tersebar di enam kecamatan, mulai di Semin, Ngawen, Gedangsari, Patuk, Paliyan dan Purwosari. Meski jumlahnya masih kurang dari 100 pengusaha, namun dari usaha itu sudah mampu menghidupi 500 orang lebih.
“Kondisinya sudah sangat berbeda. Karena sebelumnya usaha batik seperti mati suri. Tapi sekarang, kondisinya sudah berubah drastis,” ungkap mantan Sekretaris Dinas Tanaman Kehutanan dan Perkebunan itu.
Meski telah berkembang lumayan pesat, Jamal meminta supaya pengusaha tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, persaingan yang makin ketat harus diimbangi dengan jaminan mutu hasil produksi.
“Selain terus berkreasi dengan membuat motif baru, kami juga meminta ke pengusaha untuk memperhatikan sistem manajemen yang digunakan. Jangan sampai yang digunakan masih pola-pola yang tradisional, karena itu dapat menghambat pengembangan,” kata dia.
Jamal menambahkan secara permodalan Pemkab belum bisa memberikan bantuan. Sebab, saat ini peran dari pemerintah baru sebatas penghubung antara pihak bank dan pengusaha.
“Bantuan yang diberikan bukan dalam bentuk uang, tapi lebih ke barang sebagai penunjang usaha. Misalnya, pengusaha di beberapa kecamatan telah mendapatkan bantuan berupa meja, alat cap batik dan peralatan lainnya,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul direncanakan naik Rp21 miliar. DPRD meminta perbaikan akses jalan menuju destinasi wisata digencarkan.
Manchester City mengalahkan Porto 2-0 di Liga Champions. Erling Haaland memborong dua gol dan membawa City ke puncak klasemen sementara.
Aston Villa mengalahkan Club Brugge 3-2 pada fase liga Liga Champions dan langsung memimpin klasemen sementara dengan tiga poin.
Layanan SIM Keliling Ditlantas Polda DIY hadir di Kantor Kapanewon Godean pada Rabu 9 September 2026 mulai pukul 08.30 WIB.
Layanan perpanjangan SIM di Kulonprogo pada Rabu 9 September 2026 hadir di PJR Temon, Mal Pelayanan Publik, dan Satpas 1450 Polres.
Layanan SIM Keliling SIMMADE Polres Gunungkidul hadir di Toserba Sambipitu Patuk pada Rabu 9 September 2026 mulai pukul 09.00 WIB