Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi pengadilan (JIBI/Solopos/Reuters)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Sebanyak empat pelajar di Gunungkidul yang terlibat kasus pencurian akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kepala Polres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen menegaskan penangguhan penahanan terhadap para pelaku, bukan berarti kasus itu berhenti begitu saja. Sebab, proses hukum akan terus berjalan, dan para pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Konsekuensinya, mereka kami kenakan wajib lapor. Tiap minggu, harus lapor ke polisi sebanyak dua kali,” katanya, Senin (10/11/2014).
Empat pelaku pencurian kendaraan bermotor, yakni AJ, 16, AR, 15, TR, 15, dan OT, 14, yang berhasil diamankan polisi beberapa waktu lalu, tidak akan ditahan.
Alasannya, mereka masih berusia di bawah umur dan hanya dikenaim wajib lapor.
Kepala Satreskrim Polres Gunungkidul AKP Suhadi menambahkan, keempat pelaku curanmor dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan tujuh tahun. Saat ini, tiga unit kendaraan bermotor juga diamankan sebagai barang bukti tindak pidana.
“Prosesnya akan jalan terus, walaupun saat ini pelakunya tidak ditahan,” ungkap Suhadi.
Sementara itu, aktivis LSM Rifka Annisa Gunungkidul, Muhammad Thonthowi mengatakan, curanmor yang dilakukan anak-anak di bawah umur harus dijadikan perhatian bersama. Pengawasan kepada anak harus lebih ditingkatkan, sehingga kasus serupa tak terulang lagi.
“Langkah polisi untuk tidak melakukan penahanan sudah tepat. Tapi, yang paling penting kasus ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Thonthowi.
Dia pun meminta pemerintah meningkatkan pendidikan moral anak. Tujuannya, guna mencegah perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.