Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi darah (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– PMI Gunungkidul kekurangan stok darah. Guna mencukupi kebutuhan, PMI terpaksa impor dari wilayah lain di DIY.
Kebutuhan darah di Bumi Handayani tiap bulan mencapai 500 kantong. Namun, dari jumlah itu baru bisa terpenuhi 400 kantong.
Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo mengatakan, kekurangan stok darah dikarenakan kesadaran masyarakat untuk donor darah masih minim.
Jumlah ideal stok darah di suatu wilayah per tahun mencapai satu persen hingga dua persen dari keseluruhan jumlah penduduk. Namun kenyataanya, di Gunungkidul jumlah pendonor masih di kisaran 0,5%.
“Jumlah pendonor masih sangat kurang. Untuk itu, kami terus mengampanyekan donor darah. Tujuannya supaya kami tidak terus-terusan bergantung dengan daerah lain,” kata Iswandoyo, Jumat (14/11/2014).
Menurut dia, jaringan online yang terintergrasi dengan seluruh PMI di DIY memberikan banyak keuntungan. Tapi, dia tidak ingin terus bergantung dengan stok darah dari luar daerah. Untuk itu, kampanye gemar berdonor darah harus terus dilakukan.
“Kami juga aktif mengirim pesan singkat tiap tiga bulan sekali kepada para pendonor. Isinya, agar mereka tidak lupa donor lagi,” papar camat Wonosari ini.
Iswandoyo tidak berharap muluk-muluk, bisa mencapai target dua persen pendonor aktif dari seluruh jumlah penduduk di Gunungkidul, sudah prestasi bagus.
“Jika tercapai, biaya perawatan darah bisa lebih ditekan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.