Wisatawan Keluhkan Parkir Pantai Sadranan

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 20 November 2014 14:20 WIB
Wisatawan Keluhkan Parkir Pantai Sadranan

Kondisi kantong parkir obyek wisata Waduk Gajah Mungkur yang sudah tak bisa menampung kendaraan mobil maupun sepeda motor, Minggu (29/12)

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pengelolaan parkir di objek wisata Pantai Sadranan, Tepus, dikeluhkan wisatawan.

Wisatawan mengaku di satu lokasi parkir mereka ditarik retribusi lebih dari satu kali. Mereka merasa terganggu dengan sistem pelayanan parkir yang seperti itu.

Salah seorang pengujung pantai Nugroho, mengaku jengkel dengan pelayanan parkir di Pantai Sadranan.

Saat berkunjung, dia harus membayar parkir dua kali. Padahal, dalam ketentuan, pengunjung hanya dikenakan sekali biaya parkir.

"Kami kesal dengan pelayanan itu,” kata kata Nugroho, Selasa (18/11/2014).

Namun, saat dia berani bertanya ke petugas, jawabannya tidak jelas. Bahkan saling lempar tanggung jawab.
Pelayanan yang amburadul itu terjadi Minggu (16/11/2014) lalu. Saat masuk, rombongan Nugroho sudah dicegat petugas parkir. Namun, setelah acara berwisata di Pantai Sadranan selesai, dan akan meninggalkan lokasi kembali dimintai uang parkir.

"Kok ditarik retribusi lagi," ungkapnya.

Nugroho mengaku tidak memermasalahkan besaran biaya parkir. Hanya, dia merasa heran kenapa dalam satu lokasi bisa ditarik dua kali.

Menurutnya, jika kondisi itu terus dibiarkan, hal tersebut dapat mengganggu kenyamanan pengunjung.

"Pemerintah harus tegas, karena Pendapatan Asli Daerah dari sektor pariwisata sangatlah besar," harap dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online