APBD Perubahan Gunungkidul: Transfer Turun, PAD Dinaikkan
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul meminta warga untuk waspada terhadap penyakit leptospirosis di musim hujan. Meski bukan termasuk wilayah endemi, warga diminta berhati-hati, terutama mereka yang tinggal di area pertanian serta wilayah perbatasan.
Berdasarkan data yang ada, tahun lalu penyakit yang disebabkan tikus itu menyerang empat warga, salah seorang penderita meninggal dunia.
Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Gunungkidul, Sumitro menjelaskan, penyakit leptospirosis ditularkan melalui tikus.
Air kencing tikus yang terpapar virus leptoapirosis dengan mudah bercampur dengan air, baik itu di lingkungan perkampungan atau di area persawahan.
“Penyakit itu bisa menular ke manusia melalui luka terbuka. Untuk itu, kami sarankan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut,” kata Sumitro, Minggu (23/11/2014).
Dia menambahkan, saat musim hujan, air dengan mudah ditemukan, sehingga air kencing tikus akan lebih mudah mengenai manusia. Dampaknya, risiko penyebaran penyakit itu jadi semakin besar.
“Kita tidak tahu air yang mengenai tubuh kondisinya seperti apa? Akan lebih baik kalau berhati-hati dan sering melakukan cuci tangan dan kaki menggunakan sabun,” imbaunya.
Sumitro menambahkan, Gunungkidul memang bukan endemik penyakit leptospirosis. Dari pemetaan yang dilakukan, setidaknya enam kecamatan rawan penyebaran leptospirosis, meliputi Kecamatan Semin, Ngawen, Nglipar, Gedangsari, Panggang dan Ponjong.
“Habitat tikus paling banyak berada di wilayah pertanian. Kita [Gunungkidul] memang sedikit memiliki wilayah pertanian [sentra penghasil beras], tapi di wilayah perbatasan umumnya berbatasan dengan wilayah penghasil beras [Bantul, Klaten dan Sukoharjo], sehingga potensi penyebarannya juga tambah besar,” ungkap dia.
Lebih jauh Sumitro mengatakan, saat musim hujan, bukan hanya penyebaran leptospirosis saja, sebab penyakit lain juga mengintai kesehatan masyarakat. Salah satunya adalah penyakit demam berdarah. Banyaknya genangan air membuat nyamuk cepat berkembang.
“Untuk mengurangi risiko DBD, warga harus menggalakkan 3M [menguras, mengubur dan menyemprot]. Selain itu, harus terus menjaga kebersihan lingkungan," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.
Ganfan Yingying, kreator konten makanan dengan 1,2 juta pengikut, meninggal di usia 24 tahun akibat kebiasaan memuntahkan makanan. Simak pesan terakhirnya!
Penjualan mobil Agustus 2026 tembus 81.756 unit secara wholesales dan 83.422 unit retail, menjadi rekor tertinggi tahun ini.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.
FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia berpeluang diperkuat pemain abroad.