Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ilustrasi Pilkada Langsung (JIBI/Dok)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemilihan kepala daerah (pilkada) 2015 yang rencananya akan digelar secara serentak pada September tahun ini diperkirakan batal.
Penyebabnya, sampai saat ini belum dibuat payung hukum untuk pelaksanaan Pilkada 2015.
Ketua KPU Gunungkidul M Zainuri Ikhsan mengatakan, pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) No. 1/2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah sebagai dasar acuan pilkada.
Hanya, aturan tersebut harus melalui pembahasan di DPR. Sedangkan dinamika politik di DPR terus dinamis. Terlebih, Partai Golkar memutuskan untuk menolak Perppu Pilkada yang dibuat mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Kelihatannya baru akan dibahas awal tahun. Saat ini anggota DPR sudah memasuki masa reses,” kata Ikhsan, Kamis (4/12/2014).
Menurut dia, pembahasan Perppu di DPR akan berpengaruh terhadap jadwal pelaksanaan pilkada. Wacana awal, pemilihan dijadwalkan dilakukan secara serempak pada September 2015. Namun, melihat perkembangan yang ada, kemungkinan paling cepat dilaksanakan November 2015.
“Perhitungan ini dengan asumsi perppu diterima. Kalau ditolak, otomatis kami akan berhenti,” ungkap dia.
Ikhsan menambahkan, perkiraan pilkada pada November 2015 baru sebatas pelaksanaan di putaran pertama. Akan tetapi, jika sampai ada putaran kedua bisa dilaksanakan awal 2016.
“Sekali lagi saya tegaskan, asumsi ini apabila perppu diterima,” papar dia.
Saat ini, KPU Gunungkidul masih menunggu tiga Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang pilkada. Tiga PKPU tersebut masih dalam pembahasan di pusat.
“Harusnya PKPU dibuat setelah perppu dibahas di Dewan. Namun, untuk antisipasi agar pelaksanaan tidak semakin molor, maka kemungkinan akan dikeluarkan di medio Desember,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Pertamina tambah 1,5 juta tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY jelang Iduladha 2026, stok dipastikan aman.
Rekomendasi parfum Mine Perfumery 2026, aroma premium lokal dengan wangi tahan lama dan karakter elegan.
DIY menempati peringkat pertama nasional hasil TKA 2026 jenjang SD dan SMP dengan capaian nilai tertinggi nasional.
Cek jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026. Tarif Rp80.000, rute strategis, tanpa transit, solusi transportasi praktis.
Resep lempah iga sapi khas Bangka Belitung, olahan daging kurban segar, gurih, dan anti enek untuk Iduladha.