LOKASI SYUTING BEYOND SKYLINE : Sri Getuk Pernah Jadi Lokasi Syuting Film Lain

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 10 Desember 2014 10:20 WIB
LOKASI SYUTING BEYOND SKYLINE : Sri Getuk Pernah Jadi Lokasi Syuting Film Lain

Beyond Skyline (Sidomi)

Harianjogja.com, JOGJA-Sebelum dipilih sebagai lokasi syuting film Beyond Skyline, objek wisata Sri Getuk pernah menjadi lokasi syuting film maupun iklan lain. Dengan pengalaman tersebut, pihak pengelola objek wisata air terjun itu lebih cepat menyesuaikan diri dalam mendukung proses produksi film bertaraf internasional.

“Lokasi pengambilan gambar di dekat persawahan dan air terjun, jadi lebih baik ditutup sementara. Tujuannya memberikan keleluasaan kru film
dalam melakukan aktivitasnya,” terang Ketua Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) Sri Getuk Tri Harjono.

Tri menambahkan, lokasi wisata Air terjun Sri Getuk untuk syuting sudah sering dilakukan. Beberapa film seperti Tutur Tinular 1-4 di 1994 lalu
juga menggunakan lokasi syuting di sana.

“Masih ada, tapi saya lupa judul filmnya apa? Kalau yang terakhir digunakan untuk syuting iklan salah satu merek handphone,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul Saryanto mengaku tidak mempermasalahkan apabila Sri Getuk digunakan
untuk syuting film. Malahan kegiatan tersebut dijadikan sarana untuk mengenalkan potensi pariwisata di Gunungkidul.

“Orang yang terlibat dalam film itu berasal dari seluruh penjuru dunia. Jadi, kita bisa memanfaatkan potensi itu untuk sarana promosi,” ungkap
Saryanto.

Dia mengakui, penggunaan area Sri Getuk sebagai salah satu tempat syuting film Hollywood menjadi tantangan bagi pemerintah. Salah satunya
untuk terus mengembangkan potensi pariwisata di Gunungkidul.

“Yang kita punya tak hanya Sri Getuk, masih banyak obyek wisata yang tak kalah elok,” kata nya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online