Konsumsi Ikan Gunungkidul Tertinggal dari DIY dan Nasional
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Tenaga honorer K2 saat melihat pengumuman hasil seleksi CPNS di halaman BKD Sragen, Senin (17/2/2014) Protes Dugaan Kecurangan K2 Bermunculan. (Ika Yuniati/JIBI/Solopos)
Nasib tenaga honorer mengenai pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tenaga harian lepas dan pegawai honorer di Gunungkidul mengeluhkan mengenai kepastian pengangkatan menjadi PNS.
Perwakilan dari Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap, Gunungkidul Budi Kuncoro mengaku butuh kejelasan nasib sebagai tenaga harian lepas dan pegawai honorer. Pasalnya, selama ini belum ada kejelasan terkait nasib mereka, apakah akan diangkat atau tidak.
“Harapannya kami bisa diangkat menjadi PNS,” kata Budi saat melakukan audiensi dengan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul, Jumat (26/12/2014) malam.
Dia pun berharap, kedatangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rieke Diah Pitaloka dapat memberikan bantuan, terutama memperjuangkan tenaga honorer. Selain itu, Budi juga berharap pemkab maupun anggota DPRD Gunungkidul ikut berperang. Sebab, kedua lembaga inilah yang mengetahui kondisi pasti di lapangan.
“Tidak hanya di daerah, kami juga membutuhkan payung hukum di tingkat pusat. Untuk itu, kami berharap agar nasib tenaga honorer diperjuangkan,” ujar tenaga harian lepas Petugas Penyuluh Lapangan Pertanian itu.
Di sisi lain, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Supriyadi mengatakan terkait kesejahteraan pegawai tidak tetap belum bisa berbuat banyak. Namun, untuk meningkatkan kompetensi maupun kapasitas, pemkab akan melakukan bimbingan teknis setiap tiga bulan sekali.
“Paling tidak pelatihan itu bisa meningkatkan kemampuan para pegawai,” kata Supriyadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Sabtu 8 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram turun Rp31.000 menjadi Rp2,756 juta.
Pelatih Singapura Gavin Lee bangga timnya menahan Indonesia 1-1 dan lolos ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memuji mental pemain yang tetap fokus di tengah tekana
Jadwal SEA V Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Thailand hari ini pukul 16.30 WIB. Usai kalahkan Vietnam 3-2, skuad Merah Putih incar kemenangan kedua
Check-in bagasi domestik di Bandara Haneda Jepang wajib 30 menit sebelum berangkat mulai 1 September 2026. Berlaku untuk ANA, JAL, dan 4 maskapai lainnya.
Sebanyak 188 kelompok tani di Bantul menerima bantuan APBN 2026, mayoritas untuk penguatan irigasi. Program ini diharapkan mempercepat tanam dan meningkatkan pr