Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Toko berjejaring yang berkedok nama lokal memiliki izin resmi operasional.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Energi Sumber Daya Mineral (Diskoperindag ESDM) Hidayat saat dikonfirmasi kemarin mengaku belum bisa mengambil tindakan. Sebab, toko tersebut memiliki izin resmi.
“Izinnya memang untuk toko swalayan. Tapi, saya belum tahu kalau toko tersebut masuk dalam jaringan nasional,” kata Hidayat kemarin.
Mengenai penyalahgunaan izin tersebut, Hidayat mengaku akan melakukan koordinasi dengan Kepala Kantor Penamaman Modal dan Pelayanan Terpadu (KPMPT) Gunungkidul, Aziz Saleh. Sebab, secara perizinan kantor tersebut mengeluarkan izinnya.
“Kita akan berdiskusi dulu, karena dia (Aziz) yang mengeluarkan izin, tapi berdasar rekomendasi dari kami,” kata dia.
Hidayat menegaskan, siap mengambil tindakan tegas apabila toko tersebut benar-benar menyalahgunakan izin yang diberikan.
“Kami siap melakukan sidak, kalau benar kami juga siap memberikan sanksi,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Thailand juara Grup B Piala AFF 2026 dan Malaysia lolos semifinal. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia gagal melaju ke empat besar.
Akses wisata Gunung Bromo ditutup total mulai 8 Agustus 2026 akibat kebakaran. Luas area terbakar mencapai 176 hektare dan api menuju B29.
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.