Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Suasana di Pantai Nguyahan, Jumat (9/1/2015). Dengan menggunakan dana dari program pengentasan kemiskinan, Kecamatan Saptosari bersolek untuk mempercantik kawasan wisata di sana. (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Penataan Gunungkidul terkhusus untuk pelebaran jalan ke Pantai Nguyahan diharapkan dapat segera dilakukan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kelompok Sadar Wisata Pantai Nguyahan, Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari mengeluhkan sempitnya jalur menuju pantai. Akibatnya, pengembangan wisata belum berjalan maksimal, karena sering kali terjadi kemacetan.
Ketua Pokdarwis Pantai Nguyahan Sukiman berharap agar akses menuju kawasan pantai segera diperlebar. Terlebih lagi, saat ini Kecamatan
Saptosari sedang gencar-gencarnya melakukan penataan kawasan pariwisata.
"Misalnya di sini, pemerintah sudah membuat kios-kios untuk ditempati pedagang. Namun, akses jalan yang ada belum memadai," kata Sukiman
kepada Harianjogja.com, akhir pekan lalu.
Dia menjelaskan, selain sempit kondisi jalan yang banyak tikungan menjadi kendala tersendiri. Akibatnya, jalan sangat susah dilewati kendaraan
dengan ukuran besar.
"Kondisi ini mulai dari Pasar Trowono (Karangasem, Paliyan) hingga Pantai Ngobaran. Mudah-mudahan, bisa segera diperlebar sehingga
perkembangan wisata bisa lebih cepat lagi," kata dia.
Sementara itu, Camat Saptosari Jarot Hadiatmojo mengakui bila perkembangan wisata di Saptosari mengalami perkembangan pesat. Meski
demikian, sempitnya akses jalan menjadi kendala tersendiri, akibatnya sering kali terjadi kemacetan saat musim liburan.
"Misalnya saat perayaan tahun baru lalu, kemacetan sampai di dekat kecamatan. Padahal, jarak pantai dengan pantai mencapai belasan
kilometer," kata Jarot.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana memperlebar jalan menuju kawasan pantai di Saptosari. Pelebaran dimulai dari
Pasar Trowono hingga Pantai Ngobaran.
"Rencananya sisi kanan diperlebar dua meter dan sisi kiri juga dua meter. Tapi, saat ini masih proses pembebasan tanah. Mudah-mudahan
tahun depan pembangunan fisik sudah bisa dimulai," kata Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Donald Trump memperingatkan Oman terkait Selat Hormuz. AS tegaskan jalur pelayaran vital itu tidak boleh dikuasai pihak mana pun.
Jadwal SPMB Kulonprogo 2026 resmi diumumkan. Cek kuota SD-SMP terbaru, jalur domisili berubah dan pendaftaran kini full online.
Ferrari Luce 2027 resmi diperkenalkan sebagai mobil listrik pertama Ferrari dengan tenaga 772 kW, jarak tempuh 530 km, dan desain futuristik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca DIY 28 Mei 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi di Kulon Progo dan Sleman.
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.