Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Demam berdarah Gunungkidul pada pekan ini 'memakan' satu korban jiwa.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Penyakit Demam Berdarah mulai mengintai warga di Kecamatan Nglipar. Gigitan nyamuk Aides Agepti telah memakan korban jiwa. Meski sempat dirawat di rumah sakit, nyawa David Ridwan Saputra,9, siswa SD di Desa Katongan, Nglipar tidak bisa diselamatkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, Rabu (14/1/2015), anak dari pasangan Lasiyo-Suwarti meninggal Selasa (13/1/2015) sekitar pukul 17.00 WIB di RSUP Dr Sardjito. Sebelum meninggal, korban sempat dirawat selama tiga hari.
Awalnya, bocah nahas itu hanya dirawat di Puskesmas 1 Ngilpar. Namun, kondisinya terus memburuk, dan harus dirujuk ke RSUD Wonosari. Hanya, di rumah sakit tersebut kondisinya tak juga membaik. Oleh petugas RSUD, akhirnya Ridwan dirujuk ke RSUP Dr Sardjito.
“Sakitnya sekitar tiga hari, selama kurun waktu itu Ridwan juga telah tiga kali berpindah rumah sakit. Selasa [13/1/2015], warga sebenarnya akan menjenguknya, namun keburu ada kabar Ridwan meninggal,” kata Kepala Dusun Lebak, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar Suprihatini, saat ditemui di rumahnya, Rabu (14/1/2015).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Kemenag menegaskan kasus cabul di Pekalongan terjadi di padepokan ilegal, bukan pondok pesantren resmi terdaftar.
Bapanas memastikan harga beras SPHP tetap stabil meski dolar AS naik. Pemerintah jaga pasokan dan subsidi beras nasional.
Jip wisata Merapi di Sleman full booking saat libur Waisak 2026. Wisatawan memadati paket trip medium hingga bunker Merapi.
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis