Pilur 2027 Gunungkidul Digelar di 55 Kalurahan, Anggaran Disiapkan
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Properti Gunungkidul, anggota dewan berpesan pengaruh buruk yang mungkin terjadi dari pembangunan resort mewah dapat segera diantisipasi.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Wakil Ketua Komisi B DPRD Gunungkidul, Edi Susilo memperingatkan adanya pengaruh negatif terhadap investasi yang masuk ke Gunungkidul. Untuk itu, dia berharap pemerintah harus siap dan meminimalisir dampak negatifnya.
“Pada dasarnya anggota dewan sangat setuju, karena itu turut menyokong perkembangan di sini. Hanya, jangan sampai pembangunannya keluar dari nilai-nilai yang ada. Sebab, kebudayaan lokal harus tetap ikut dimasukan dalam program tersebut,” kata Edi, saat dihubungi, kemarin (18/1/2015).
Dia juga menekankan, para investor yang masuk harus memiliki andil terhadap kesejahteraan warga. Jangan sampai, manfaat tersebut hanya dinikmati oleh pemilik modal.
“Itu harus, karena akan sia-sia bila tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, regulasi harus benar-benar dipersiapkan, apalagi investor yang masuk berkenaan dengan pesatnya perkembangan pariwisata,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Pakar UGM menjelaskan tren downgrading dan trade down sebagai respons rumah tangga terhadap pendapatan stagnan dan ketidakpastian ekonomi.
Kadin mengingatkan penahanan restitusi pajak dapat mengganggu likuiditas perusahaan dan memengaruhi citra investasi Indonesia di mata investor asing.
Jari siswi SMPN 2 Boyolali tersangkut di lubang pintu kelas. Damkar turun tangan dan berhasil melepaskannya menggunakan gerinda kecil.
Cara daftar BLT Kesra Rp900.000 Oktober 2026, syarat, cara cek penerima, desil, hingga laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Karang Taruna Hipenari Samigaluh masuk 5 besar nasional berkat inovasi mengolah limbah daun teh menjadi lulur dan produk pangan lokal.