Desainer Malaysia Bawa Koleksi High Fashion ke JIKFP 2026 di Jogja
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Begal di Jogja tertangkap pelakunya. Seorang tersangka terpaksa ditembak karena hendak kabur
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua remaja, satu di antaranya masih berusia di bawah umur, telah melakukan pembegalan lebih dari 50 kali selama dua bulan terakhir di sejumlah wilayah di DIY.
Kedua tersangka yang hanya libur beraksi saat sakit itu akhirnya ditangkap Unit Reskrim Polsek Mlati Sleman, di Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, Minggu (8/3/2015) malam. Satu di antaranya terpaksa ditembak karena berusaha kabur.
Dua tersangka yang ditangkap yakni Wahyu Kusworo, 20, serta rekannya, SAP, 16, siswa kelas satu SMA di Sleman. Keduanya tercatat sebagai warga Muja-Muju, Umbulharjo Jogja. Keduanya ditangkap saat tengah makan nasi goreng di rumah tersangka Wahyu, dua jam setelah mereka beraksi di Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Kapolres Sleman AKBP Faried Zulkarnaen menjelaskan, dengan tertangkapnya Wahyu dan SAP, terungkap pula sejumlah aksi perampasan yang terjadi di Sleman selama dua bulan terakhir.
Selain di Sleman, keduanya juga beraksi di berbagai wilayah di Kota Jogja dan Bantul. Bahkan dari hasil penyelidikan, aksi mereka telah membuat satu korban meninggal dan beberapa lainnya luka parah.
Salah satu korbannya yakni Esti Codiatun, 42, warga Griya Taman Asri, Ngaglik, yang awalnya dikira menjadi korban kecelakaan.
"Tersangka mengakui beraksi di seputar Jalan Palagan di tempat korban ditemukan. Korban diduga terjatuh saat tasnya dirampas," ungkap Faried, Senin (9/3/2015).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Mentan Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional aman. Bulog mencatat cadangan 4,5 juta ton dan serapan gabah lebih dari 4,4 juta ton.
Sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas menyampaikan lima tuntutan dalam Aksi Rakyat Bela Indonesia di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
Bapanas dan Satgas Pangan Polri memperketat pengawasan distribusi beras SPHP dan RPK menyusul temuan pengoplosan serta penjualan kembali dengan harga tinggi.
Pemkot Jogja menyiapkan pembiayaan melalui Jamkesda bagi korban kekerasan saat demonstrasi 28 Oktober 2026 setelah verifikasi Dinsos.