Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
HarianJogja/Gigih M. Hanafi Sekumpulan burung kuntul (Ardeola, Sp) mengelilingi pembajak dengan traktor di areal persawahan Patalan, Kec. Jetis, Bantul, Sabtu (14/3). Predator alami hama pada tanaman padi ini selalu bermigrasi menuju persawahan yang sedang dibajak untuk mencari makan, alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman semakin mempersempit burung tersebut untuk mencari makan secara alami.
Diparkir di sawah, tiga unit traktor milik petani di Gunungkidul diambil pencuri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –Pencurian traktor marak terjadi di wilayah Gunungkidul. Setidaknya dalam satu minggu ada tiga traktor yang hilang dibawa kabur pencuri. Oleh karenanya, petani diminta waspada dan tidak meninggalkan alat membajak itu di sawah.
Pencurian terakhir terjadi pada Kamis (26/3/2015) dini hari, dua traktor milik Nawiyo, warga Dusun Sladi dan milik kelompok petani tembakau Dusun Dlisen, Desa Umbulrejo.
Sementara empat hari sebelumnya, traktor milik Sukardi di Dusun Sumingkar, Desa Bunder, Kecamatan Patuk, juga hilang dicuri orang. Hanya saja, yang diambil mesinnya, sedang rangka traktor ditinggal di tengah sawah.
Kepala Polsek Ponjong Komisaris Polisi Sutama mengatakan, hilangnya traktor di Desa Umbulharjo, Ponjong pertama kali diketehui pada Kamis. Saat itu, dua operator traktor, Jumadi dan Sunaryo hendak mengambil alat tersebut. Namun, saat tiba di lokasi mereka tidak menemukan alat untuk membajak itu.
“Mereka datang sekitar pukul 05.30 WIB, tapi saat di lokasi traktor itu sudah hilang. Kedua orang juga sempat mencari, namun dikarenakan tidak membuahkan hasil, langsung melaporkannya ke polisi,” kata Sutama kepada wartawan.
Dia menjelaskan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara dan keterangan dari beberapa saksi, aksi pencurian tersebut kemungkinan terjadi saat dini hari. Pasalnya, para pemilik sempat mengecek ke sawah pada Rabu (25/3/2015) sekitar pukul 22.30 WIB.
“Pemiliknya sempat mengecek ke sawah, dan tidak terjadi apa-apa. Namun, keesokan harinya dua traktor itu telah hilang,” tuturnya.
Sutama menambahkan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus hilangnya traktor-traktor itu. Hingga sekarang, polisi juga belum menetapkan tersangka, sebagai otak pencurian.
“Akan kita terus selidik. Namun, kami meminta kepada petani agar lebih berhati-hati. Jangan sampai meninggalkan traktor di sawah,” kata Kapolsek.
Menurut dia, lokasi sawah yang berjauhan dengan pemukiman, makin memudahkan pelaku untuk mengambil traktor itu. terlebih lagi, saat musim tanam banyak petani yang meninggalkan alat itu di sawah. “Untuk berjaga-jaga lebih baik di bawa pulang,” imbau Sutama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama. Rodrigo Varanda mencetak gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit.
Jepang mengalahkan Korea Selatan 3-0 di semifinal AVC 2026. Jepang ke final dan selangkah lagi meraih tiket Olimpiade 2028.
Nissan Pixo kembali sebagai mobil listrik. Berbasis Renault Twingo, mobil mungil ini akan debut 23 September 2026.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Lady Gaga dilaporkan menjadi ibu di usia 40 tahun bersama Michael Polansky. Nama dan jenis kelamin bayi mereka masih dirahasiakan.