Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Wisata Gunungkidul akan disemarakan dengan pengadaan kolam renang di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pengelola wisata Gunung Api Purba dan Embung Nglanggeran berencana membuat kolam renang di atas bukit sekitar embung. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di kawasan tersebut.
Koordinator Kebun Buah Nglanggeran Rudi Marianto mengatakan kolam renang yang akan dibangun letaknya berada di atas bukit, yang tidak jauh dari embung. Untuk pembangunan kolam sendiri, dimulai dengan pembukaan jalan baru sepanjang 700 meter.
“Selain akses jalan baru, tempat tersebut juga dilengkapi dengan area parkir,” kata Rudi kepada wartawan, belum lama ini.
Dia menjelaskan, keberadaan kolam di atas bukit sangat menjanjikan. Sebab, pengunjung selain berenang, juga dapat menikmati keindahan alam di sana. Sementara itu, dari ketersediaan air juga tidak menjadi masalah, karena di wilayah gunung api purba banyak sumber air yang sering dimanfaatkan oleh warga.
“Nantinya untuk pasokan air, kita gunakan sumber-sumber air yang ada,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.
Promo 17 Agustus 2026 hadir dari KAI, Ancol, CFC, Kopi Kenangan hingga Gramedia dengan diskon dan paket hemat.
Operasi SAR pascagempa Mbay Nagekeo memasuki hari kedua. Pencarian difokuskan di Manggarai dan Manggarai Timur dengan 112 orang terdampak.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.