HARGA KEBUTUHAN POKOK : BBM Naik, Ayam Kampung Ikut-lkutan

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Rabu, 01 April 2015 19:49 WIB
HARGA KEBUTUHAN POKOK : BBM Naik, Ayam Kampung Ikut-lkutan

Harga kebutuhan pokok utamanya daging ayam kampung terdampak harga BBM .

Harianjogja.com, BANTUL-Kenaikan harga BBM sejak Sabtu (28/3/2015) turut mempengaruhi harga beberapa komoditi. Terpantau hingga Selasa (31/3), tiga komoditi yakni daging ayam broiler, cabai rawit merah, dan daging ayam kampung mengalami kenaikan harga. Utamanya daging ayam kampung, komoditi untuk lauk ini naik hingga Rp5.000.

Berdasarkan pantauan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul di Pasar Imogiri dan Pasar Bantul, tiga komoditas tersebut mengalami kenaikan harga. Meski kenaikan dirasa tidak terlalu signifikan dari harga sebelumnya namun nominal kenaikan mampu memicu penurunan daya beli konsumen.

“Di Pasar Bantul dan Imogiri, ayam broiler yang minggu lalu hanya Rp24.000 hingga Rp25.000, sekarang naik jadi menjadi Rp27.000,” kata Kasi.

Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Bantul, Zanita Sri Andanawati di ruangannya, Selasa (31/3/2015).

Harga cabai rawit merah dari Rp25.000 naik menjadi Rp28.000. Sedangkan daging ayam kampung naik dari Rp50.000 kini berada di kisaran Rp55.000.

“Tiga komoditas itu yang dirasa paling berdampak. Kalau lainnya tidak terlalu besar [kenaikannya],” jelas Nita.

Telur ayam broiler misalnya. Baik di Pasar Bantul maupun Imogiri sama-sama mengalami kenakan Rp1.000. Minggu lalu, harga telur ayam broiler Rp15.000 dan kini Rp16.000. Susu kental manis naik Rp300, susu bubuk naik Rp2.000, kacang kedelai impor naik Rp400, sedangkan kedelai lokal naik Rp100.

Kenaikan juga terjadi pada harga sayuran seperti kol atau kobis. Harga sebelumnya Rp5.000 per kilogram kini naik menjadi Rp6.000. Begitu juga dengan bawang putih yang naik Rp1.000 menjadi Rp17.000 per kilogram.

Bawang merah yang beberapa waktu lalu melambung tinggi hingga menembus Rp30.000, saat ini belum ada perubahan.

“Kalau bawang merah sebelum BBM naik harganya juga sudah naik. Ada kemungkinan naik lagi karena musim tanam bawang merah baru dimulai,” kata staf Bidang Perdagangan, Safrudin Ansori.

Hingga Kamis (2/4/2015) nanti, Disperindagkop Bantul masih akan melakukan pantauan harga. Pantauan hanya dilakukan di Pasar Bantul dan Pasar Imogiri mengingat dua pasar tersebut memiliki konsumen yang besar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online