Getaran Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu Terasa hingga Jogja
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Jembatan Turi, Sleman ambrol pada Rabu (22/4/2015). (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)
Jembatan darurat akan segera dipasang di lokasi Jembatan Turi yang ambrol
Harianjogja.com, SLEMAN- Kepala Dinas ESDM-PUP DIY Rani Sjamsjinarsi mengungkapkan pemasangan jembatan darurat akan segera dilakukan untuk mengganti jembatan di Dusun Pules Lor, Desa Donokerto, Turi, Sleman yang ambrol akibat hujan deras Rabu (22/4/2015).
Ia menarget 10 hari ke depan jalan akan bisa dilalui. Sejumlah material jembatan darurat akan memakai bekas jembatan yang sebelumnya dipakai di Sungai Opak saat erupsi merapi.
"Material sudah ada yang dulu pernah dipakai. Jadi tinggal butuh tenaga saja," ungkap, Jumat (24/4/2015)
Rani menegaskan jembatan darurat tersebut hanya diprioritaskan dapat dilalui warga. Sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan bertonase tinggi seperti bus dan truk pasir. "Karena darurat jadi kami prioritaskan warga dulu," kata dia.
Rani belum bisa memastikan waktu perbaikan permanen jembatan tersebut. Alasannya tim masih melakukan penghitungan kebutuhan untuk pengajuan anggaran.
"Total anggaran yang dibutuhkan pun kami belum bisa menyampaikan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.