Mantan Kades Diusulkan Jadi Pj Kepala Desa, Ini Alasannya
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Perbaikan drainase di Jogja berjalan lamban karena keterbatasan anggaran
Harianjogja.com, JOGJA-Perbaikan drainase rawan ambrol di Jogja berjalan lamban. Keterbatasan anggaran disinyalir menjadi penyebabnya.
Kabid Pengairan dan Drainase Dinas Permukiman, Prasarana, dan Wilayah (Kimpraswil) Jogja Aki Lukman menyebutkan terdapat dua titik drainase di Jogja yang rawan ambrol, yakni di Jalan Kenari dan Babaran. Perbaikan, terangnya, baru dilakukan sebagian mengingat kebutuhan dana perbaikan drainase mencapai ratusan juta rupiah.
"Sementara anggaran harus dibagi-bagi tidak hanya untuk perbaikan drainase tetapi juga ke bidang-bidang lainnya," ujarnya, Minggu (26/4/2015).
Aki menguraikan panjang drainase di Jogja 321.419 kilometer. Babaran memerlukan perbaikan drainase sepanjang 1,2 kilometer dan baru terealisasi 100-an meter, sedangkan drainase yang sudah di Jalan Kenari sekitar 296 meter dari 1,4 kilometer.
"Perbaikan dilakukan tiap tahun, namun yang di Babaran tahun depan ditunda karena tidak ada anggaran," terangnya.
Perbaikan drainase, jelas Aki, meliputi, penggantian dimensi dari 1x1,3 meter menjadi 2x2 meter, penggantian konstruksi dari batu kali menjadi beton cetak, dan sebagainya. Tujuannya, supaya drainase lebih kuat dan tidak mudah jebol. Menurutnya, drainase rentan ambrol tidak bisa dilepaskan dari dampak gempa Jogja 2006. Terlebih, tingginya curah hujan juga menggerus perlahan drainase. "Retakan terdesak air perlahan-lahan dan membuat ambrol," imbuhnya.
Sebelumnya, Warsini, 39, warga Babaran, mengeluhkan drainase ambrol menjadi persoalan tiap tahun. "Saya harap segera terselesaikan supaya pengguna jalan dan masyarakat sekitar tetap nyaman," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepala Desa Kasegeran Saifuddin mengusulkan mantan kades menjadi Pj. kepala desa saat audiensi dengan pimpinan DPR RI.
Jelang World Rabies Day, Mirjawal mengingatkan pentingnya mencuci luka dan segera ke fasilitas kesehatan setelah gigitan atau cakaran hewan.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.