Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Banten, Senin (27/4/2015). Aksi tersebut merupakan aksi pra May Day atau Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei. (JIBI/Solopos/Antara/Rivan Awal Lingga)
Hari Buruh Internasional di Jogja diperingati insan media dengan meminta perusahaan media memberikan upah layak
Harianjogja.com, JOGJA-Seribuan buruh turun ke jalan untuk memperingati Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2015), tak terkecuali Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ikut mendesak perusahaan media untuk mensejahterakan para jurnalis.
Perusahaan media diminta memberikan upah layak, hak-hak dasar pekerja, seperti jaminan kesehatan dan pensiun. AJI menuntut perusahaan media memberikan honor sesuai dengan upah minimum kabupaten dimana seorang koresponden/ kontributor bertugas.
Ketua AJI Jogja, Hendrawan Setiawan mengatakan masih banyak ditemukan jurnalis yang bekerja dengan penghasilan dibawah upah minimum kota/ kabupaten. Tidak sedikit jurnalis yang tidak didaftarkan kepesertaannya dalam jaminan kesehatan sosial nasional oleh perusahaan media.
"AJI juga menyerukan kepada jurnalis agar ikut mengawal pelaksanaan jaminan sosial nasional pekerja melalui BPJS," kata Hendrawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Warga Karangmiri Giwangan manfaatkan saluran irigasi untuk budidaya ikan berbasis ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah organik.
Google Indonesia merilis Doodle bertema dangdut di Hari Musik Dunia 2026, lengkap fitur AI dan lonjakan tren pencarian musik lokal.
Pemkab Sleman belum keluarkan edaran resmi efisiensi BBM mobil dinas, namun OPD diminta melakukan penghematan secara mandiri.
Golkar minta elit parpol lebih dewasa, hindari narasi provokatif, dan utamakan kepentingan bangsa di tengah dinamika politik nasional.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto ajak guru besar perkuat riset dan inovasi kampus untuk wujudkan kemandirian bangsa berbasis iptek.