PILKADA GUNUNGKIDUL : Golkar Ingin Badingah, Djangkung Makin Dielu-elukan

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 08 Mei 2015 17:20 WIB
PILKADA GUNUNGKIDUL : Golkar Ingin Badingah, Djangkung Makin Dielu-elukan

Ilustrasi Pilkada (Dok/JIBI/Solopos)

PILKADA 2015 : 3 Kabupaten Membutuhkan Rp61 Miliar

Pilkada 2015 yang rencananya digelar Desember 2015 di tiga kabupaten membutuhkan dana hingga Rp61 miliar.

Harianjogja.com, JOGJA-Komisioner KPU DIY Bidang Logistik Guno Tri Tjahyoko mengatakan, tiga kabupaten (Bantul, Gunungkidul, dan Sleman) sudah siap menggelar pilkada pada serentak Desember mendatang. Semua KPU dari ketiga kabupaten tersebut sudah melakukan revisi anggaran pilkada.

Sleman yang anggarannya Rp30,6 miliar (untuk dua putaran), sudah direvisi menjadi Rp23,6 miliar.
Gunungkidul dari Rp22,8 miliar menjadi Rp18,8 miliar. Bantul dari Rp22,3 miliar menjadi Rp18,6 miliar.

Hanya saja, menurut Guno, khusus Kabupaten Bantul, dari total kebutuhan dana, sebesar Rp5,6 miliar lagi belum tersedia. Hal itu diakui Guno, karena skema awal Pemda Bantul tidak menganggarkan untuk dua putaran.

Saat ini KPU Bantul masih terus berupaya agar kekurangan dana pilkada bisa terealisasi maksimal Agustus mendatang.

"Kalau melewati Agustus tahapan pilkada bisa terganggu," kata Guno dalam jumpa pers di kantor KPU DIY, Kamis (7/5/2015)

Ketua KPU Bantul M.Johan Komara menambahkan, kemungkinan besar kekurangan dana pilkada akan ditutupi Pemkab melalui dana hibah dari Pemda DIY, karena tahun ini Bantul mendapat alokasi dana hibah Rp3,5 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online