Gunungkidul Revisi Perda Kawasan Tanpa Rokok, Pemakaian Rokok Elektrik Bakal Diatur
Perda Kawasan Tanpa Rokok Gunungkidul bakal direvisi. Aturan baru akan mengatur pemakaian rokok elektrik sesuai regulasi pemerintah pusat.
Siswa SMA Darul Ulum 2 Rejoso, Peterongan, Jombang, Jawa Timur, Selasa (14/4/2015), mengikuti ujian nasional berbasis komputer atau computer based test (CBT) di sekolah mereka. Dari tujuh sekolah yang dijadikan percontohan di Kabupaten Jombang untuk mengikuti ujian nasional berbasis komputer atau CBT hanya tiga sekolah yang menggelar UN CBT, yaitu SMK Negeri 1 Jombang, SMA Negeri 2 Jombang, dan SMA 2 Ponpes Darul Ulum. (JIBI/Solopos/Antara/Syaiful Arif)
Kelulusan sekolah di tingkat SMK di Gunungkidul, masih ada sejumlah SMK yang belum membagikan ijazah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul mengakui bahwa terjadi keterlambatan pengiriman blangko ijazah Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) sederajat.
Hal ini menyebabkan sejumlah sekolah belum bisa membagikan ijazah mereka ke siswa.
Meski demikian, Sekretaris Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid Jumat (31/7/2015) mengungkapkan bahwa dirinya tidak dapat menyebutkan jumlah pasti siswa maupun sekolah yang belum bisa membagikan ijazah kepada siswa akibat keterlambatan pengiriman blangko itu.
Ia hanya menjelaskan bahwa sebagian SMA memang sudah dapat membagikan ijazah mereka kepada siswa, sementara SMK, banyak yang belum membagikan, terlepas dari kenyataan bahwa memang umum terjadi siswa SMK sudah bekerja tanpa sebelumnya memiliki ijazah.
Keterlambatan pada masa pembagian ijazah kelulusan tahun ajaran 2015 ini, disebut paling lama dibanding yang sudah pernah terjadi sebelumnya. Biasanya keterlambatan hanya terjadi maksimal satu bulan. Namun kali ini keterlambatan terjadi hingga dua bulan.
"Namun kondisi ini tidak sampai menghambat proses pendaftaran, karena perguruan tinggi maupun lembaga lain bisa menerima surat keterangan atau surat lain, selain ijazah," ujarnya.
Terjadinya keterlambatan blangko ijazah lebih banyak dilaporkan secara umum kepada Disdikpora oleh sekolah. Namun untuk salah satu SMA, ia mencontohkan ada yang ijazahnya sudah siap, namun belum dibagikan kepada siswa, karena masih belum digandakan.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Playen, Sutopo menjelaskan akibat keterlambatan blangko ijazah, banyak siswa yang sudah terlanjur bekerja dan bahkan pergi ke luar daerah, sebelum mereka menerima ijazah. Bahkan, lanjutnya, masih banyak yang melewati tahapan proses 'cap tiga jari'.
"Dari 336 peserta UN, separuhnya belum mengambil ijazah mereka, blangko datang sebelum lebaran. Namun hitungannya sudah terlambat sekitar satu bulan dari jadwal normal," ungkapnya, Jumat (31/7/2015).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perda Kawasan Tanpa Rokok Gunungkidul bakal direvisi. Aturan baru akan mengatur pemakaian rokok elektrik sesuai regulasi pemerintah pusat.
Benda merah menyala terlihat di langit Manisrenggo Klaten dan viral. Polisi mengecek dugaan benda tersebut merupakan rocket parachute flare.
Jajal LRT Jakarta bersama Prabowo, penyandang disabilitas, lansia, dan pelajar berbagi pengalaman soal aksesibilitas dan kenyamanan layanan.
Bansos DIY disiapkan digital mulai 2027. Pendataan warga berjalan, termasuk 128.000 warga Sleman dan proses sanggah penerima terindikasi judol.
Meta Description:Slemania, BCS, Brajamusti dan The Maident menandatangani komitmen bersama menjaga keamanan dan kondusivitas Super League 2026/2027.
JJLS Kelok 23 dinilai membuka peluang pengembangan wisata selatan DIY dengan mendorong kunjungan, okupansi hotel, dan belanja wisatawan.