HAJI 2015 : Kemenag Imbau Keluarga Jemaah Tidak Mudah Percaya Info Tak Jelas

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Senin, 14 September 2015 04:20 WIB
HAJI 2015 : Kemenag Imbau Keluarga Jemaah Tidak Mudah Percaya Info Tak Jelas

Foto crane yang jatuh di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (Istimewa/Youtube)

HAJI 2015 untuk keluarga diimbau tenang paska-kejadian jatuhnya crane.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengingatkan keluarga jemaah haji untuk mewaspadai oknum meminta uang dengan memanfaatkan situasi jatuhnya derek (crane) di Masjidil Haram, Arab Saudi.

Kepala Kantor Kemnag Gunungkidul Nur Abadi mengatakan, dari laporan hasil akhir 244 jamaah calon haji yang berangkat dari Gunungkidul, dipastikan selamat dari musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram, Makkah.

"Kami memastikan seluruh jemaah asal Gunungkidul selamat dan terhindar dari musibah," kata Nur Abadi, Minggu (13/9/2015).

Menurut dia, kepastian ini didapatkan setelah dirinya mendapatkan konfirmasi dari ketua rombongan jamaah. Masyarakat tidak perlu khawatir terkait keselamatan jamaah. Rombongan asal Gunungkidul tidak berada di lokasi kejadian sehingga terhindar dari musibah.

Namun demikian, diakuinya musibah itu mengakibatkan masyarakat ingin mencari tahu kondisi jemaah yang berada di Tanah Suci untuk mengetahui perkembangan terkini.

"Kabar mengenai perkembangan di Makkah sudah diberitahukan kepada pihak keluarga," katanya.

Nur Abadi mengatakan, masyarakat dan keluarga diharapkan berhati-hati agar tidak mempercayai jika ada orang yang meminta uang untuk ditransfer ke sebuah rekening untuk pengobatan jemaah.

"Harus berhati-hati dan kemungkinan tetap ada," katanya.

Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk tidak percaya terhadap informasi yang berkaitan dengan jemaah haji dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Kalau ada info lebih baik keluarga mengecek kebenarannya di kantor Kemnag.

"Kami mengimbau keluarga untuk tetap waspada dan tenang," katanya.

Sementara itu, Wahyu Ade Permana yang ibunya berangkat ke Tanah Suci mengaku sempat khawatir dengan informasi musibah jatuhnya crane di Makkah.

"Saya langsung menghubungi ibu dan katanya semuanya selamat," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis