Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam 1 Gram Rp2,766 Juta
Harga emas Pegadaian hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, mencakup Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback.
Ilustrasi (Backgroundpictures.org)
Kebakaran Sleman perlu diwaspadai, terutama di bagian lereng pegunungan dan perbukitan.
Harianjogja.com, SLEMAN-Potensi kebakaran mengancam Kabupaten Sleman di wilayah lereng pegunungan dan perbukitan. Tercatat ada tiga kecamatan yang rawan kebakaran. Di antaranya Prambanan, Turi dan Cangkringan.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Ismu Achmad Widodo, mengatakan daerah di areal perbukitan maupun di lereng Gunung Merapi memang harus diwaspadai. Pasalnya kondisi tumbuhan mulai mengering.
Seperti yang terjadi di Prambanan tepatnya Desa Gayamharjo, Wukirharjo maupun Sambirejo, daun pohon jati mulai rontok. Rerumputan juga mulai kering. Ia mengimbau agar warga berhati-hati saat membuat perapian. "Jika membakar sampah harus dipastikan sampai mati sebelum meninggalkan. Putung rokok juga harus dipastikan mati sebelum dibuang," kata Ismu di ruangannya, Kamis (17/9).
Tercatat sejak memasuki Ramadhan Bulan Juni lalu, peristiwa kebakaran di Kabupaten Sleman terus meningkat. Hampir dalam sepekan selalu ada kejadian. Selain karena kelalaian manusia, kebakaran juga dipicu cuaca panas yang ekstrem.
Ismu mengungkapkan sejak Januari hingga September 2015, sudah lebih dari 75 kasus kebakaran di Sleman. Tidak hanya membakar rumah warga dan pabrik, kebakaran juga menimpa lahan perkebunan seperti lahan tebu.
Kejadian terakhir terjadi Kamis (17/9) pagi. Sebuah tabung gas ukuran 12 kilogram meledak di Perum APH B 10 Seturan CT Depok Sleman. Api tidak sampai merembet ke ruangan lain karena warga berhasil memadamkan api sebelum dua unit mobil pemadam datang ke lokasi kejadian.
"Sampai sekarang tidak ada [kejadian] yang sampai menelan korban jiwa tapi ya itu tadi, kejadiannya semakin sering," kata Ismu di ruangannya, Kamis.
Menurutnya cuaca panas saat ini menjadi salah satu penyebab kebakaran yang selama ini terjadi. Musim kemarau yang diprediksi berlangsung lama dimungkinkan semakin menambah data kebakaran yang terjadi.
Pada tahun 2014, kasus kebakaran di Sleman mencapai 90 kasus. Tahun ini baru sampai pertengahan September sudah lebih dari 75 kasus. "Saya lihat [kasus kebakaran] trennya meningkat. Kalau kemaraunya panjang bisa dimungkinkan kebakaran mudah terjadi tapi semoga tidak," kata dia.
Sementara Kepala BPBD Sleman, Juli Setiono Dwi Wasito, meminta warga masyarakat dapat mendukung kinerja petugas damkar dalam upaya pemadaman. Selama ini salah satu kendala yang dihadapi saat memadamkan api di tengah pemukiman yakni akses jalan masuk ke titik lokasi yang sempit. Ditambah dengan adanya gapura yang ketinggiannya di bawah tinggi mobil damkar.
"Kami himbau kalau membangun gapura jangan terlalu pendek. Ketinggian mobil itu sekitar 3,8 meter. Paling tidak [bangunan gapura] minimal empat meter," kata dia.
Kendala lainnya adalah lalu lintas yang padat. Dalam kondisi tertentu, mobil damkar sulit mengejar waktu sampai ke lokasi karena terhambat padatnya kendaraan di jalan raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Pegadaian hari ini, Jumat 21 Agustus 2026, mencakup Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback.
Sleman memperbaiki 32 saluran irigasi dengan dukungan APBN untuk menjaga kebutuhan air pertanian saat puncak musim kemarau.
Kelanjutan Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo belum pasti karena anggaran pusat. Warga Pagerharjo menanti pembangunan sepanjang 2 kilometer lebih.
Kementerian ATR/BPN meluncurkan tiga kebijakan baru pertanahan: pengukuran terjadwal, peralihan hak terintegrasi, dan organisasi berbasis wilayah.
Desain lebih ringkas, kapasitas tinta tinggi, dan konektivitas lebih cerdas untuk mendukung kebutuhan rumah tangga hingga UMKM
Menempuh 520 km, Muhammad Riana datang ke Cherrypop untuk menyaksikan Pandai Besi. Musik membawanya pada kisah personal dan literasi.