Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Endah Subekti Kuntariningnsih (pakai kerudung) saat menghadiri acara kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Desa Bleberan, Playen. Rabu (4/11/2015). (Harian Jogja/David Kurniawan)
Pilkada Gunungkidul sempat diwarnai dugaan pelanggaran kampanye saat salah satu kontestan menghadiri acara kunjungan Menteri Pertanian
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Panitia Pengawas Pemilihan Umum Gunungkidul memastikan http://jogja.solopos.com/baca/2015/11/05/pilkada-gunungkidul-djangkung-endah-ikut-hadiri-di-kunjungan-menteri-pertanian-658543" target="_blank">kedatangan Djangkung Sujarwadi-Endah Subekti Kuntariningsih dalam kunjunan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tidak melanggar kampanye Pemilihan Kepala Daerah.
Pasalnya di kegiatan tersebut, pasangan nomor urut tiga ini terlihat pasif dan tidak menyampaikan visi misi apapun.
Ketua Panwaslu Gunungkidul Buchori Ichsan mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian terhadap kedatangan Djangkung-Endah di acara menteri. Namun dari telaah tersebut tidak ditemukan bukti-bukti adanya pelanggaran dalam pilkada.
“Saya sudah menerima laporan dari Panwascam dan kebetulan saat saat kegiatan saya juga di lokasi tersebut,” kata Buchori, Kamis (5/11/2015).
Menurut dia, dalam kegiatan tersebut, baik itu Djangkung maupun Endah terlihat pasif. Meski berada di sana pasangan itu juga tidak terlihat menyampaikan visi misi yang dimiliki, dan hanya sebatas duduk sebagai tamu kerhormatan saja.
“Kalau sebatas hadir itu tidak menyalahi aturan. Toh keduanya juga sebagai pengurus partai [PDI Perjuangan] yang kebetulan merupakan partai pendukung pemerintahan sekarang,” ujarnya.
Dia menambahkan, sebelum kunjungan menteri berlangsung, beberapa perwakilan dari Djangkung-Endah sempat menanyakan apakah calon mereka bisa bisa hadir dalam acara tersebut. Mendapat konsulitasi itu, dia mengaku tidak memermasalahkan, namun dengan catatan yang bersangkutan sebatas hadir tanpa melakukan kegiatan kampanye.
“Sepertinya tidak ada yang harus dipermasalahkan, karena mereka di sana juga hanya sebatas tamu,” ujar Buchori.
Terpisah, Kepala Pemenangan Tim Djangkung-Endah, Suharno menegaskan di acara tersebut, keduanya hadir sebagai masyarakat. Di samping itu, kehadiran mereka juga sebagai wakil partai yang berasal dari partai yang sama dengan pemerintahan saat ini.
“Kehadiran mereka hanya sebatas tamu dan juga sebagai masyarakat pemerhati pertanian. Jadi sah-sah saja kalau mereka datang,” kata Suharno.
Dia pun menampik kehadiran Djangkung-Endah sebagai bentuk kampanye. Sebab, saat kegiatan berlangsung keduanya tidak pernah menyampaikan visi misi sebagai calon kepala daerah. “Ini jelas bukan kampanye, karena mereka hadir hanya sebagai tamu,” seru Ketua DPRD Gunungkidul itu.
Untuk diketahui, saat kunjungan kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Rabu (4/11), diketahui pasangan Djangkung-Endah terlihat hadir dan ikut sampai akhir acara. Mereka berdua hadir dan duduk di barisan kedua tamu kerhormatan di acara tersebut, atau tepatnya di belakang Menteri Pertanian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.