Mete Gunungkidul Pernah Tembus Kanada, Kini Bidik Pasar Nasional
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Petani asal Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Warsiri, menabur pupuk di sawah miliknya, Sabtu (1/8/2015). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)
Pertanian Gunungkidul akan masuk masa tanam, petani khawatir akan kelangkaan pupuk
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Memasuki musim hujan, petani di Gunungkidul mulai mempersiapkan lahan untuk ditanami. Mereka pun berharap distribusi pupuk tidak ada kendala kendala. Pasalnya kelencaran ini bisa berdampak terhadap panen yang akan dihasilkan.
Salah seorang petani di Desa Playen, Kecamatan Playen, Mardi mengakui intensitas hujan yang turun masih rendah. Namun demikian, para petani sudah mempersiapkan lahan untuk menanam padi di musim tanam pertama.
“Persiapannya belum sampai menanam, tapi petani sudah mulai membeli pupuk untuk persiapan. Untuk sementara ini, pasokannya masih lancar,” kata Mardi kepada Harian Jogja, Minggu (22/11/2015).
Dia pun berharap pemerintah bisa menjamin kelancaran pasokan pupuk. Keberadaan pupuk sangat berarti bagi petani, terutama untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal.
“Jangan sampai telat, apalagi terjadi kelangkaan karena dampaknya akan terasa. Jika itu sampai terjadi, selain harga pupuk yang melambung, kemungkinan besar juga menganggu upaya pemeliharaan,” ungkapnya.
Hal tak jauh beda juga diungkapkan oleh Sugiyanto, Petani asal Dusun Susukan, Gejahan, Kecamatan Ponjong. Menurut dia, jaminan pasokan pupuk sangat dibutuhkan petani agar panen yang dihasilkan bisa maksimal.
“Kalau melihat distribusi yang sudah-sudah belum bisa ajeg. Kadang-kadang pasokannya lancar, tapi terkadang ada momen di mana petani kesulitan mendapatkan pupuk,” kata Sugiyanto.
Menurut dia, dampak di musim hujan tidak hanya mempercepat proses penyuburan tanaman. Namun hal ini juga berdampak terhadap serangan hama yang lebih banyak, mulai dari wereng, pengerek, patah leher, belalang atau pun tikus.
Untuk itu, ketersediaan pupuk dibutuhkan untuk mencegah serangan-serangan hama yang lazim terjadi. Sugiyanto berpendapat, kondisi berbeda saat masa tanam di musim kemarau. Kurangnya pasokan air juga berpengaruh dengan tingkat populasi hama yang ada.
“Saat kemarau hamanya lebih sedikit sehingga kebutuhan pupuk bisa ditekan. Tapi kalau saat musim hujan, selain tanaman, hama juga tumbuh dengan subur sehingga butuh perawatan ekstra agar tanaman terhidar tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Sugeng Apriyanto, salah seorang petani di Desa Katongan, Kecamatan Nglipar menambahkan terganggunya distribusi pupuk terjadi sejak dua tahun lalu. Jika kondisi ini terus terjadi, ia takut petani akan terus mengalami kekecewaan, baik itu mengenai hasil atau pun sulitnya mendapat pupuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Tinjauan 20 penelitian menemukan kemungkinan kaitan penggunaan HP saat hamil dengan fungsi jantung janin dan masa kehamilan. Bukti belum konklusif.
BYD menarik kembali 32.009 unit Shark 6 di Australia karena kabel penyangga ban serep berisiko aus dan putus hingga membuat ban terlepas.
Indonesia meraih emas bulu tangkis beregu putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan China 3-2. Jonatan Christie jadi sorotan usai tiga kali kalah.
Berikut proyeksi ranking FIFA Indonesia jika menang, imbang, atau kalah dari Singapura pada FIFA ASEAN Cup 2026
Mercedes-Benz memperingatkan dua pabrik di Jerman bisa ditutup jika biaya produksi tak ditekan. Perusahaan belum menyebut lokasi yang terancam.