TAMAN AMARYLLIS RUSAK : Pengunjung Masih Berdatangan, Geliat Ekonomi Warga Meningkat

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 30 November 2015 09:55 WIB
TAMAN AMARYLLIS RUSAK : Pengunjung Masih Berdatangan, Geliat Ekonomi Warga Meningkat

Kondisi taman bunga Amaryllis di Dusun Ngasemayu, Salam, Patuk Gunungkidul milik Sukadi pada Minggu (29/11/2015). (Istimewa)

Taman Amaryllis rusak di Gunungkidul masih saja ramai dikunjungi orang

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – http://www.solopos.com/2015/11/28/taman-amarylis-rusak-seperti-ini-kerusakan-taman-bunga-amaryllis-gunungkidul-665568" target="_blank">Kerusakan yang menimpa http://www.solopos.com/2015/11/28/trending-sosmed-inilah-taman-bunga-amaryllis-gunungkidul-naik-daun-665551" target="_blank">kebun bunga Amaryllis milik Sukadi, warga Dusun Ngasemayu, Salam, Patuk ternyata tidak mengurungkan niat pengunjung untuk melihat-lihat.

Hingga Minggu (29/11/2015) tercatat sedikitnya ada 1.000 warga yang melihat sisa taman bunga Amaryllis milik http://www.solopos.com/2015/11/29/taman-amarylis-rusak-pemilik-tak-masalah-ini-alasannya-665573" target="_blank">Sukadi. Meski sudah ada peringatan dilarang menginjak, namun pengunjung tetap nekat dan melakukan aksi foto-foto di area taman dadakan seluas 2.350 meter persegi ini.

Untuk menjaga kelancaran arus lalulintas, dimana lokasinya tepat berada di samping Jalan Kota Jogja-Wonosari, petugas dari Polsek Patuk dibantu sejumlah warga melakukan pengamanan, guna mengatur kendaraan pengujung.

Jalan masuk yang hanya selebar empat meter ini, membuat pengunjung harus bergantian. Sebagai dampak membludaknya kunjungan tersebut, warga sekitar terlihat membuka lahan parkir. Ada pula yang menjajakan makanan khas Patuk berupa sompil.

Pemilik Kebun Sukadi mengatakan, meski tidak seramai di hari-hari sebelumnya, jumlah kunjungan masih banyak. Paling tidak kemarin sore ada sekitar 1.000 pengunjung untuk menyaksikan sisa-sisa keindahan taman.

“Saya kira ini bukan melihat keindahan lagi, tapi lebih kepada bentuk keprihatinan atas rusaknya taman itu,” kata Sukadi saat dihubungi Harian Jogja, Minggu kemarin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online